BOYOLALI | Kabarjateng.id – Kodim 0724/Boyolali terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan satuan.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni menggelar penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 105 personel yang terdiri atas anggota TNI dan PNS mengikuti kegiatan tersebut.
Penyuluhan dipimpin Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya. Kegiatan turut dihadiri jajaran perwira, personel TNI dan PNS, serta tenaga kesehatan dari Klinik Kartika 24 Boyolali.
Mayor Inf Sri Suraya menyampaikan bahwa bahaya narkoba tidak hanya berkaitan dengan persoalan hukum.
Penyalahgunaan narkotika juga dapat merusak kesehatan, mengganggu kedisiplinan, menurunkan kualitas moral, hingga mengancam masa depan generasi muda.
Karena itu, seluruh personel Kodim 0724/Boyolali diminta memiliki keteguhan untuk tidak mendekati maupun terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan secara berkelanjutan di lingkungan satuan.
Salah satu bentuk pengawasan tersebut dilakukan melalui pemeriksaan urine secara berkala.
Selain menjaga diri, para prajurit dan PNS juga diharapkan mampu memberikan contoh yang baik bagi keluarga serta masyarakat.
Edukasi mengenai bahaya narkoba, menurutnya, perlu dimulai dari lingkungan terdekat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Nasri Jalul Iman turut memberikan materi mengenai berbagai bentuk ancaman narkotika.
Peserta mendapatkan penjelasan tentang dampak penggunaan narkoba terhadap kondisi fisik dan psikologis, sekaligus risiko hukum yang dapat dihadapi pengguna maupun orang yang terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.
Penyuluhan P4GN ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Kodim 0724/Boyolali membangun lingkungan kerja yang sehat, disiplin dan terbebas dari narkoba.
Kolaborasi dengan Klinik Kartika 24 Boyolali diharapkan semakin meningkatkan pemahaman personel mengenai pentingnya pencegahan sejak dini.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0724/Boyolali menegaskan komitmennya untuk menjaga satuan tetap bersih dari narkotika serta ikut mendukung terciptanya lingkungan masyarakat Boyolali yang aman dan bebas dari peredaran gelap narkoba. (ar)






