BOYOLALI | Kabarjateng.id – Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Dukuh Rancah, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Sabtu (13/6/2026) malam.
Berkat respons cepat warga, petugas pemadam kebakaran, dan jajaran kepolisian, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.10 WIB di kediaman Kusnanto (53), seorang petani setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian pertama kali diketahui warga setelah terdengar suara mencurigakan dari dalam rumah yang kemudian disusul munculnya asap tebal dari bangunan.
Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera berdatangan untuk memberikan pertolongan.
Dengan peralatan seadanya, mereka berusaha menahan laju api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Boyolali tiba di lokasi.
Bersama warga dan personel kepolisian, petugas langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan tidak sempat merembet ke rumah-rumah di sekitar lokasi kejadian.
Kapolsek Cepogo AKP Surjadi, SH, mengatakan bahwa anggotanya segera mendatangi tempat kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.
Selain membantu proses pemadaman, petugas juga melakukan pendataan terhadap saksi-saksi serta memberikan imbauan kepada warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Akibat insiden tersebut, bagian kamar dan dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah. Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa itu.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali menyampaikan bahwa dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.
Meski demikian, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber pasti kebakaran.
Setelah sekitar satu jam proses penanganan berlangsung, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Situasi di lokasi kembali aman dan kondusif, sementara warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa terulang. (ar)






