Menu

Mode Gelap
 

Kabar Banjarnegara · 19 Nov 2025 08:01 WIB

Upaya Pencarian Korban Longsor Situkung Memasuki Hari Ketiga, Tim SAR Hadapi Tantangan Medan


					Upaya Pencarian Korban Longsor Situkung Memasuki Hari Ketiga, Tim SAR Hadapi Tantangan Medan Perbesar

BANJARNEGARA, Kabarjateng.id — Operasi pencarian korban longsor di Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, memasuki hari ketiga. Hingga Selasa (18/11/2025), tim SAR gabungan belum dapat bekerja secara optimal karena kondisi tanah yang masih labil dan terus mengalami pergerakan.

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keberadaan kubangan air berukuran besar di atas Sektor A.

Kubangan ini dikhawatirkan dapat jebol sewaktu-waktu, sehingga membahayakan petugas yang sedang melakukan pencarian.

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, tim SAR berupaya mengurangi volume air dengan melakukan penyodetan serta pembuangan air ke area yang lebih aman.

Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono, menjelaskan bahwa dua unit pompa alkon telah dikerahkan guna mempercepat proses penyedotan.

“Kami menurunkan dua tim alkon untuk menurunkan volume air di kubangan tersebut. Langkah ini penting agar beban tanah tidak semakin berat dan mencegah terjadinya longsor susulan,” terangnya.

Budiono menambahkan bahwa penggunaan alat berat akan dicoba pada esok hari untuk meningkatkan efektivitas operasi.

Sebanyak tujuh excavator telah disiapkan dan ditempatkan di sekitar lokasi.

Alat berat tersebut berasal dari BPBD, Dinas PU, maupun instansi lain yang ikut membantu membuka akses serta menggali titik-titik yang dicurigai terdapat korban.

“Harapannya, cuaca mendukung sehingga alat berat dapat bekerja optimal besok. Semua perangkat sudah kami siapkan,” tambahnya.

Menjelang sore, pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang mulai mendung dan munculnya hujan gerimis.

Operasi akan dilanjutkan kembali pada pagi hari berikutnya untuk menjaga keselamatan seluruh personel.

Sementara itu, terjadi pembaruan data terkait jumlah korban yang masih dicari. Dari 27 warga yang sebelumnya dilaporkan hilang, satu orang diketahui telah berada di lokasi pengungsian.

Dengan demikian, jumlah warga yang masih dalam pencarian kini menjadi 26 orang.

Daftar 26 Warga yang Masih Dicari:

  1. Saminem
  2. Kaswanto
  3. Aminah
  4. Wanto
  5. Kasno
  6. Dangseng
  7. Faiz
  8. Suwi
  9. Ny. Tiaryo
  10. Watri
  11. Marsiah
  12. Warjono
  13. Soliah
  14. Sugiono
  15. Maryuni (istri Kaswanto)
  16. Susanti
  17. Tunem
  18. Jonathan
  19. Raya
  20. Mistri
  21. Intan
  22. Lipah
  23. Sartini
  24. Tuwi
  25. Tarni Suparyo
  26. Esiah

Korban Ditemukan Meninggal Dunia:

  1. Luwih (P)
  2. Darti (P)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Bandara Ahmad Yani Semarang Salurkan 1.000 Paket Sembako di Bulan Ramadan

14 Maret 2026 - 10:34 WIB

Basarnas Semarang Dirikan Posko Siaga SAR Lebaran 2026, Tim Rescue Siaga 24 Jam di GT Kalikangkung

14 Maret 2026 - 09:42 WIB

Safari Ramadan Pangdam IV/Diponegoro Pererat Kebersamaan di Rindam

14 Maret 2026 - 07:00 WIB

Percakapan tentang Hidup Menghangat di Orlen Heritage

14 Maret 2026 - 06:48 WIB

Polres Semarang Gelar Pasar Murah, Salurkan 22 Ton Beras SPHP untuk Warga

14 Maret 2026 - 06:17 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, Polres Semarang Bersama Forkopimda Bagikan Ratusan Takjil

14 Maret 2026 - 05:52 WIB

Trending di Daerah