Menu

Mode Gelap
 

KABAR JATENG · 9 Sep 2025 10:11 WIB

Jateng Dorong Integrasi Pengembangan Kota Lama dengan Lawang Sewu


					Jateng Dorong Integrasi Pengembangan Kota Lama dengan Lawang Sewu Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong adanya integrasi antara kawasan wisata Kota Lama Semarang dengan bangunan bersejarah Lawang Sewu. Gagasan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno, dengan mengusulkan penataan Jalan Inspeksi sebagai jalur penghubung kedua destinasi ikonik tersebut.

Menurutnya, sepanjang jalur yang membentang dari Lawang Sewu hingga Kota Lama terdapat banyak bangunan heritage dan kampung tua yang bisa diangkat sebagai daya tarik wisata tambahan.

“Saya sudah mencoba menyusuri Jalan Inspeksi. Jika kanan-kiri jalan itu ditata sebagai ruang wisata, pasti akan sangat menarik. Apalagi sekarang masyarakat gemar berolahraga, baik jogging maupun berjalan santai. Panjang jalurnya kurang lebih tiga kilometer,” ujarnya saat membuka Festival Kota Lama Semarang 2025 di Laroka Teater, Senin (8/9/2025) malam.

Sumarno menambahkan, dengan penataan yang tepat, kawasan ini bukan hanya menghadirkan nuansa sejarah, tetapi juga memberi peluang tumbuhnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kota Lama merupakan identitas khas Semarang. Ini sejalan dengan pesan Pak Gubernur, Ngopeni Ngelakoni. Kota Lama harus kita rawat karena memiliki potensi luar biasa,” katanya.

Festival Kota Lama sendiri tahun ini memasuki gelaran ke-14. Bagi Sumarno, konsistensi penyelenggaraan festival menjadi bukti kuat bahwa pengembangan pariwisata di kawasan heritage ini mendapat dukungan masyarakat sekaligus membawa dampak positif bagi perekonomian.

“Jawa Tengah selama ini ditopang sektor konsumsi. Maka, sektor pariwisata menjadi pintu penting untuk mendatangkan lebih banyak orang ke Semarang maupun ke wilayah Jateng,” imbuhnya.

Ia juga menyinggung aksesibilitas Semarang yang semakin terbuka dengan adanya penerbangan internasional langsung dari Bandara Jenderal Ahmad Yani.

Saat ini sudah tersedia rute Semarang–Kuala Lumpur, dan akhir tahun 2025 ditargetkan dibuka jalur baru Semarang–Singapura.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menambahkan bahwa Festival Kota Lama 2025 berlangsung mulai 6–14 September dengan berbagai agenda budaya yang merefleksikan karakter multikultural masyarakat Semarang.

“Semoga festival ini membawa energi positif, merajut keberagaman, dan menghadirkannya dalam kemasan yang indah,” ujarnya.

Agustina juga menyampaikan rencana lanjutan Pemkot Semarang dalam menata kawasan lain yang memiliki potensi wisata, seperti Kampung Melayu, Pecinan, dan Kampung Sekayu.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat citra Semarang sebagai kota dengan kekayaan sejarah, budaya, dan pariwisata yang berdaya saing. (ris)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polri Jaga Ketat Final Voli Pordus Ngadirojo

3 Mei 2026 - 18:23 WIB

Jallu Law School Perkuat SDM Hukum, Luncurkan 7 Modul Pelatihan Strategis

3 Mei 2026 - 16:34 WIB

Hardiknas 2026 di Jateng, Ahmad Luthfi Dorong Sekolah Tani Jadi Pilar Ketahanan Pangan

3 Mei 2026 - 11:21 WIB

Kapolres Demak Apresiasi Kondusivitas May Day, Warga Tunjukkan Kedewasaan dalam Menyampaikan Aspirasi

3 Mei 2026 - 09:36 WIB

Kapolres Demak Cup 2026 Jadi Panggung Strategi Pelajar di Dunia E-Sport

3 Mei 2026 - 07:29 WIB

Langkah Tegas Agustina, Semarang Night Carnival Dibatalkan Demi Keselamatan Warga

3 Mei 2026 - 00:22 WIB

Trending di KABAR JATENG