SEMARANG, Kabarjateng.id — Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Winarto atau yang akrab disapa Liluk, mengajak generasi muda untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan kota.
Ajakan tersebut disampaikan dalam dialog interaktif bertajuk “Membuka Peran Pemuda dalam Membangun Kota” yang berlangsung pada Selasa, 7 Oktober, di Quest Hotel Semarang.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber penting, di antaranya Wahyoe Winarto, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang Arfiana Kusumawardhani, serta Bendahara KNPI Kota Semarang sekaligus Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Arya Setya Novanto.
Acara ini menjadi wadah diskusi terbuka yang mempertemukan unsur legislatif, pemerintah daerah, serta organisasi kepemudaan.
Liluk menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam kemajuan daerah, bahkan dapat dimulai dari skala lingkungan tempat tinggal.
Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan antara DPRD, pemerintah, dan organisasi kepemudaan harus terus dipupuk.
“Harmonisasi komunikasi sangat penting agar program pembangunan dapat berjalan efektif. DPRD juga terus mendorong penambahan anggaran untuk memperkuat kapasitas pemuda dan mendukung partisipasi mereka di berbagai sektor pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Arya Setya Novanto menjelaskan bahwa KNPI berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah dan berbagai organisasi kepemudaan.
Peran ini memastikan program-program pembinaan dan pemberdayaan pemuda dapat tersampaikan secara tepat sasaran.
KNPI juga menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas untuk mewujudkan ide dan gagasan anak muda dalam bentuk aksi nyata di masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Arfiana Kusumawardhani memaparkan berbagai bentuk kolaborasi antara Dispora dan KNPI.
Program-program tersebut mencakup pengembangan keterampilan digital, pertanian modern, hingga kewirausahaan.
Selain itu, Dispora secara rutin memberikan pelatihan dan pembekalan kepada siswa SMA sebagai upaya menumbuhkan jiwa inovatif dan semangat berkontribusi sejak dini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sinergi kuat antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat untuk mendorong lahirnya generasi muda yang visioner, kreatif, serta siap menjadi motor penggerak pembangunan Kota Semarang di masa depan. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.