TEGAL, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Tegal menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani bagi seluruh personelnya di Lapangan Manunggal 407 Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna.
Kegiatan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin (25/8/2025) hingga Jumat (29/8/2025), dengan diikuti ratusan anggota dari berbagai satuan fungsi maupun polsek jajaran.
Tes kesamaptaan menjadi agenda wajib yang rutin digelar institusi kepolisian untuk menilai kesiapan fisik personel.
Dalam pelaksanaannya, para peserta diuji melalui sejumlah materi, seperti lari 12 menit, pull up, sit up, push up, hingga shuttle run.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan pengawasan tim penguji agar penilaian berjalan objektif sekaligus memastikan keselamatan peserta.
Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag SDM Kompol Agustinus Krisdwiantoro, S.H., M.H., pada Kamis (28/8/2025) menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan wujud nyata pembinaan fisik anggota Polri.
“Kesamaptaan jasmani adalah agenda wajib yang harus diikuti seluruh personel. Kondisi fisik yang sehat dan bugar akan sangat berpengaruh terhadap kinerja di lapangan. Dengan stamina yang prima, anggota akan lebih sigap, tangguh, serta maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa hasil tes kesamaptaan juga menjadi tolok ukur penting dalam aspek pembinaan karier personel.
Penilaian ini dapat memengaruhi pertimbangan kenaikan pangkat, pendidikan pengembangan, hingga penugasan operasional di masa mendatang.
Suasana tes berlangsung penuh semangat. Setiap personel berupaya memberikan performa terbaik meskipun cuaca panas cukup menguras tenaga.
Untuk mendukung jalannya kegiatan, tim medis disiagakan sejak awal guna melakukan pemeriksaan kesehatan peserta dan mengantisipasi jika terjadi kondisi darurat.
Kegiatan tes kesamaptaan ini menjadi bukti komitmen Polres Tegal dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh, dan profesional.
Dengan kondisi fisik yang terjaga, diharapkan anggota kepolisian semakin siap hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang mampu menjawab berbagai tantangan tugas di lapangan. (di)






