Menu

Mode Gelap
 

Headline

Rakernas Perdana Forum Baris Indonesia Digelar di Semarang, Konsolidasi Nasional Diperkuat

badge-check


					Rakernas perdana Forum Baris Indonesia di Semarang memperkuat konsolidasi nasional, sertifikasi juri dan pelatih, serta mendorong baris-berbaris menuju pengakuan sebagai cabang olahraga resmi. Perbesar

Rakernas perdana Forum Baris Indonesia di Semarang memperkuat konsolidasi nasional, sertifikasi juri dan pelatih, serta mendorong baris-berbaris menuju pengakuan sebagai cabang olahraga resmi.

SEMARANG, Kabarjateng.id – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana Forum Baris Indonesia resmi digelar di Kota Semarang pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan berskala nasional tersebut dilangsungkan di Hotel Dafam Semarang dan dirangkai dengan agenda uji lisensi bagi calon juri serta pelatih tingkat nasional.

Dalam pelaksanaan Rakernas Forum Baris Indonesia ini, penguatan konsolidasi organisasi nasional disebut sebagai fokus utama yang ingin dicapai. Momentum ini dinilai strategis untuk menyatukan arah gerak organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.

Ketua Umum Forum Baris Indonesia, Fajar Arif Budiman, menyampaikan bahwa dua agenda besar telah diselenggarakan secara bersamaan dalam kegiatan tersebut. “Di Kota Semarang ini, Rakernas dan uji lisensi calon juri serta pelatih tingkat nasional telah dilaksanakan sebagai bagian dari agenda besar organisasi,” ujarnya.

Konsolidasi Organisasi Dipercepat

Perkembangan Forum Baris Indonesia dalam kurun waktu dua tahun terakhir disebut mengalami peningkatan signifikan. Saat ini, telah tercatat sebanyak 22 pengurus provinsi terbentuk, disertai ratusan kepengurusan cabang di tingkat daerah.

Selain itu, lebih dari 1.100 klub baris-berbaris telah terdaftar secara nasional dengan jumlah anggota mencapai sekitar 12.500 pegiat. Data tersebut menunjukkan pertumbuhan organisasi yang dinilai cukup pesat meskipun masih tergolong baru.

Menurut Fajar, melalui Rakernas ini, langkah-langkah strategis organisasi sedang diupayakan untuk dapat diselaraskan secara nasional. “Sebagai organisasi yang relatif baru, konsolidasi di seluruh provinsi dan kabupaten/kota sedang terus dilakukan agar lebih terstruktur,” jelasnya.

Target Pengakuan sebagai Cabang Olahraga

Upaya untuk mendorong baris-berbaris agar diakui sebagai cabang olahraga prestasi juga tengah dilakukan. Namun demikian, tantangan dalam penyamaan regulasi antarnegara masih dihadapi.

Disebutkan bahwa perbedaan aturan baris-berbaris di berbagai negara menjadi kendala utama dalam proses tersebut. Oleh karena itu, pembentukan asosiasi internasional sedang dirumuskan sebagai langkah lanjutan.

“Perbedaan regulasi antarnegara masih menjadi persoalan. Saat ini, pembentukan asosiasi internasional sedang diupayakan,” ungkap Fajar.

Dalam waktu dekat, fokus organisasi disebut akan diarahkan pada penguatan internal serta peningkatan koordinasi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai wadah berhimpun.

Sertifikasi Juri dan Pelatih Ditekankan

Penerapan sistem sertifikasi bagi juri dan pelatih juga menjadi perhatian dalam Rakernas ini. Sertifikasi tersebut dinilai penting untuk menjamin kompetensi serta profesionalitas sumber daya manusia di bidang baris-berbaris.

Dijelaskan bahwa sistem sertifikasi telah disusun dengan tiga tingkatan, yakni Muda, Madya, dan Utama. Setiap jenjang memiliki standar kompetensi serta tanggung jawab yang berbeda.

“Sistem sertifikasi telah ditetapkan untuk menentukan kompetensi, hak, dan kewajiban. Untuk tingkat nasional, idealnya dipimpin oleh juri level utama,” tegasnya.

Dukungan Daerah dan Harapan Ke depan

Pelaksanaan Rakernas di Semarang disambut positif oleh perwakilan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Jawa Tengah, Edi Purwanto. Ia menyatakan bahwa penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan.

“Kami merasa terhormat karena Jawa Tengah dipercaya menjadi tuan rumah. Perkembangan organisasi ini sangat pesat, dalam satu tahun telah terbentuk di 23 kabupaten/kota,” ujarnya.

Target pembentukan kepengurusan di seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada tahun 2026 juga telah dicanangkan guna memperkuat pembudayaan olahraga masyarakat.

Sementara itu, Ketua Forum Baris Indonesia Kota Semarang, Abdul Majid, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan optimal.

“Kami merasa bangga dan terhormat atas kepercayaan ini. Diharapkan Rakernas ini mampu menghasilkan keputusan yang berdampak nyata bagi kemajuan organisasi,” pungkasnya. (whs)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Ngadu ke DPRD, Warga Candirejo Desak Pemkab Semarang Tinjau Ulang Jabatan Lurah

15 Juni 2026 - 13:23 WIB

Babinsa Rejoso Pimpin Gotong Royong Perbaikan MCK Warga, Tingkatkan Sanitasi Lingkungan

10 Juni 2026 - 12:29 WIB

Warga Candirejo Ungaran Barat Temui Bupati Ngesti, Soroti Sejumlah Persoalan Tata Kelola Kelurahan

9 Juni 2026 - 20:30 WIB

Mahasiswa di Semarang Diduga Gelapkan Puluhan Motor Rental, Polisi Sita 23 Unit Kendaraan

8 Juni 2026 - 22:13 WIB

Pegadaian Tanam 1.000 Mangrove dan 500 Urban Farming di Tegal, Dorong Kota Hijau dan Kendalikan Perubahan Iklim

6 Juni 2026 - 17:12 WIB

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menyalurkan 1.000 tanaman mangrove dan 500 tanaman urban farming di Pantai Kodok, Kota Tegal.

Tim Gegana Amankan Granat Nanas Temuan Petani di Tegal

5 Juni 2026 - 11:47 WIB

Trending di Daerah