Menu

Mode Gelap
 

Headline · 4 Sep 2025 08:37 WIB

Polres Demak Amankan 58 Warga dan Pelajar yang Diduga Terprovokasi Ajakan Demo di Medsos


					Polres Demak Amankan 58 Warga dan Pelajar yang Diduga Terprovokasi Ajakan Demo di Medsos Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, mengamankan 58 orang yang terdiri dari 6 warga dan 52 pelajar lantaran diduga hendak menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Demak pada Selasa (2/9/2025).

Aksi tersebut disebut dipicu oleh ajakan provokatif yang beredar di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi Pitriyono, mengungkapkan bahwa para pelajar yang diamankan berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP hingga SMA.

Menurutnya, mereka terpengaruh oleh unggahan di platform Facebook, TikTok, hingga Instagram yang mengajak massa untuk berkumpul di DPRD.

“Dari 58 orang yang kami amankan, sebagian besar adalah pelajar yang pada saat itu seharusnya berada di sekolah,” jelas Iptu Anggah saat konferensi pers di Mapolres Demak, Rabu (3/9/2025) malam.

Sebelum penangkapan, polisi telah melakukan pemantauan terhadap sebuah akun Facebook palsu yang menyebarkan pamflet bertuliskan ‘Demak Bergerak’. Pamflet tersebut berisi ajakan untuk melakukan aksi pada pukul 13.00 WIB dengan narasi yang dinilai berpotensi memicu kericuhan.

“Mereka datang dari berbagai kecamatan dan menunggu instruksi untuk bergerak melakukan aksi. Untungnya, bisa segera kami amankan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sebagai langkah preventif, seluruh orang yang diamankan dibawa ke Mapolres Demak untuk diberikan pembinaan.

Polisi juga memanggil orang tua para pelajar guna meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama terkait aktivitas di dunia maya.

“Kami berharap dengan adanya pembinaan ini, mereka tidak lagi mudah terprovokasi dan bisa kembali fokus pada kegiatan positif, khususnya pendidikan,” ujar Anggah.

Selain itu, Polres Demak menegaskan komitmennya untuk terus memantau konten provokatif di media sosial, terutama yang menyasar generasi muda.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi di internet.

“Kami akan memperketat pengawasan terhadap akun-akun penyebar provokasi. Peran orang tua sangat penting untuk mengawasi anak-anak agar tidak mudah terjerumus pada ajakan yang bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya. (lim)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG