BATANG, Kabarjateng.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0736/Batang kembali membuka peluang bagi generasi muda untuk mengabdikan diri sebagai prajurit TNI AD, baik melalui jalur Calon Bintara (Caba) maupun Calon Tamtama (Catam).
Informasi ini disampaikan langsung oleh Dandim 0736/Batang, Letkol Inf Andhika Baroto Chrishastantyo, melalui podcast di kanal YouTube resmi Kodim 0736, Jumat (26/9/2025).
Menurut Letkol Andhika, sosialisasi lewat media sosial dipilih agar generasi Z, yang akrab dengan teknologi digital, lebih mudah mendapatkan informasi terkait rekrutmen prajurit.
Ia menegaskan bahwa kesempatan masih terbuka luas bagi putra-putri Batang yang ingin mendaftar.
“Adik-adik yang memiliki semangat mengabdi kepada bangsa, masih punya kesempatan untuk menjadi bagian dari TNI AD. Penerimaan Caba gelombang kedua dan Catam gelombang ketiga saat ini masih berlangsung,” ungkapnya di Lapangan Tembak Paraduta Tragung, Batang.
Para pendaftar bisa mengakses laman resmi rekrutmen TNI AD di https://ad.rekrutmen-tni.mil.id/. Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga menjelaskan adanya perubahan persyaratan pada seleksi Catam.
Jika sebelumnya batas usia maksimal 22 tahun, kini diperpanjang menjadi 24 tahun. Begitu juga dengan syarat tinggi badan, dari 163 sentimeter kini menjadi 158 sentimeter.
“Ini peluang besar. Dengan aturan baru, lebih banyak generasi muda yang bisa ikut seleksi. Pendaftaran masih dibuka hingga akhir Oktober 2025,” jelasnya.
Letkol Andhika menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya. Bahkan, calon peserta yang harus mengikuti tahapan seleksi di Kodam IV/Diponegoro akan difasilitasi transportasinya.
“Tidak ada biaya apa pun. Seleksi benar-benar gratis. Jadi jangan percaya bila ada yang meminta uang dengan alasan melancarkan proses seleksi,” tegasnya.
Ia menambahkan, setiap calon prajurit akan menjalani rangkaian seleksi ketat, mulai dari tes kesehatan, fisik, psikologi, hingga ideologi.
Hal ini untuk memastikan hanya mereka yang terbaik yang bisa bergabung dengan TNI AD.
Dandim juga mengingatkan masyarakat Batang agar mewaspadai oknum yang mengaku bisa membantu kelulusan dengan imbalan tertentu.
Bila menemukan hal tersebut, masyarakat dapat segera melapor ke nomor pengaduan resmi WhatsApp Mabes TNI AD di 081 310 500 74.
“Laporkan bila ada oknum yang coba bermain curang. Semua jalur resmi sudah jelas, dan semuanya gratis,” pungkasnya. (di)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.