SEMARANG, Kabarjateng.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang mulai menghadirkan layanan vaksinasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, khususnya calon jemaah haji dan umrah. Layanan tersebut tersedia melalui Klinik Utama PMI Kota Semarang sebagai bagian dari pengembangan fasilitas kesehatan yang dimiliki lembaga kemanusiaan tersebut.
Pada tahap awal operasional, layanan difokuskan pada vaksinasi perjalanan internasional yang menjadi syarat kesehatan bagi pelaku perjalanan ke sejumlah negara, termasuk Arab Saudi. Untuk memperkenalkan layanan baru ini sekaligus menarik minat masyarakat, PMI memberikan program harga promo untuk beberapa jenis vaksin yang paling banyak dibutuhkan calon jemaah.
Kepala Klinik Utama PMI Kota Semarang, dr. Diah Hastuti, mengatakan layanan vaksinasi ini baru saja dibuka sehingga pihaknya memberikan tarif khusus pada masa awal operasional.
“Karena layanan vaksin ini baru kami buka, saat ini kami memberikan harga promo khusus bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan haji dan umrah. Vaksin yang tersedia saat ini antara lain meningitis dan polio, dan dalam waktu dekat akan kami tambahkan vaksin influenza,” kata Diah saat ditemui di Klinik Utama PMI Kota Semarang, Kamis (5/3/2026).
Selama periode promo pembukaan, vaksin meningitis ditawarkan dengan harga Rp225.000 per dosis. Sementara itu vaksin polio dikenakan tarif Rp200.000.
Klinik juga menyediakan paket bundling kedua vaksin tersebut bagi masyarakat yang membutuhkan lebih dari satu jenis vaksin sebelum melakukan perjalanan internasional. Paket vaksin meningitis dan polio ditawarkan dengan harga Rp420.000.
Menurut Diah, selain kedua vaksin tersebut, klinik juga menyediakan sejumlah vaksin lain yang dapat diakses masyarakat, di antaranya vaksin hepatitis B dan HPV.
“Untuk vaksin lain seperti hepatitis B dan HPV juga tersedia. Kami berupaya memberikan harga yang insyaallah cukup terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Pada tahap awal, PMI Kota Semarang menargetkan calon jemaah haji dan umrah sebagai pengguna utama layanan vaksinasi tersebut. Hal ini mengingat vaksin meningitis merupakan salah satu syarat kesehatan yang wajib dipenuhi jemaah sebelum memasuki wilayah Arab Saudi.
Untuk memperluas jangkauan layanan, PMI juga mulai menjalin komunikasi dengan biro perjalanan haji dan umrah serta kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) di Kota Semarang.
“Kami sudah mulai berkomunikasi dengan sejumlah biro perjalanan haji dan umrah serta KBIH. Bagi pihak yang bekerja sama dengan kami nantinya juga akan mendapatkan harga khusus,” jelas Diah.
Selain menyediakan layanan vaksinasi, klinik juga memastikan proses pencatatan vaksinasi terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan milik pemerintah melalui Balai Karantina Kesehatan.
“Vaksin untuk umrah dan haji nantinya langsung masuk ke sistem Balai Karantina Kesehatan sehingga terkoneksi dengan sistem informasi kesehatan yang digunakan pemerintah,” kata Diah.
Sebelum menerima vaksin, calon penerima juga diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan medis. Salah satunya adalah pemeriksaan kehamilan bagi perempuan usia subur guna memastikan prosedur vaksinasi aman dilakukan.
“Untuk wanita usia subur wajib melakukan tes kehamilan terlebih dahulu. Jika hasilnya negatif, vaksinasi dapat dilanjutkan. Syarat lainnya sama seperti vaksin pada umumnya,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda vaksinasi hingga mendekati jadwal keberangkatan. Idealnya vaksin diberikan minimal 10 hari sebelum perjalanan agar tubuh memiliki waktu membentuk antibodi secara optimal.
“Vaksin sebaiknya diberikan minimal 10 hari sebelum berangkat supaya antibodi sudah terbentuk dengan baik,” ujarnya.
Klinik Utama PMI Kota Semarang membuka layanan vaksinasi dari Senin hingga Sabtu. Pada hari kerja, layanan dimulai pukul 07.30 hingga 20.00 WIB. Sementara pada hari Sabtu pelayanan dibuka mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB.
Dengan jam operasional tersebut, masyarakat diharapkan memiliki waktu yang lebih fleksibel untuk melakukan vaksinasi sebelum melakukan perjalanan internasional.
Sementara itu, Sekretaris PMI Kota Semarang, Yudi Wibowo, mengatakan pembukaan layanan vaksinasi perjalanan internasional merupakan bagian dari upaya pengembangan layanan kesehatan yang dimiliki PMI.
Menurutnya, selama ini klinik PMI telah menyediakan berbagai layanan medis bagi masyarakat, namun layanan vaksinasi perjalanan internasional sebelumnya belum tersedia secara khusus.
“Unit klinik kami memiliki berbagai kegiatan pelayanan kesehatan. Salah satu yang sebelumnya belum ada adalah vaksinasi untuk perjalanan internasional, dan sekarang layanan tersebut sudah kami buka,” kata Yudi.
Ia menuturkan, layanan ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan vaksin standar internasional sebelum bepergian ke luar negeri.
“Yang kami sasar adalah masyarakat yang akan berangkat umrah, haji, atau bepergian ke luar negeri. Vaksin standar internasional kami siapkan,” ujarnya.
Ke depan, PMI Kota Semarang juga berencana memperluas jenis layanan vaksinasi, termasuk untuk segmen anak-anak. Namun rencana tersebut masih menunggu kesiapan fasilitas serta tenaga medis yang tersedia.
“Untuk saat ini fokus kami masih pada vaksin perjalanan internasional. Ke depan kami juga berencana mengembangkan layanan vaksin anak,” kata Yudi.
Ia menambahkan, Klinik Utama PMI merupakan fasilitas kesehatan setara klinik utama yang didukung tenaga medis profesional dan dokter spesialis, sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap kepada masyarakat.
Dengan hadirnya layanan vaksinasi perjalanan internasional di Klinik Utama PMI, jumlah fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan vaksin bagi pelaku perjalanan luar negeri di Kota Semarang semakin bertambah. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh vaksin yang dibutuhkan sebelum melakukan perjalanan sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau. (whs)






