JEPARA, Kabarjateng.id – Menyambut gelaran Festival UMKM dan Sholawat Kebangsaan yang akan berlangsung di Alun-Alun 1 Jepara, Sabtu (26/7/2025), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara telah menyiapkan skema rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas guna menjamin kelancaran kegiatan.
Acara ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kabupaten Jepara dalam rangka memperingati Milad ke-1 organisasi tersebut.
Rekayasa lalu lintas dijadwalkan mulai diterapkan sejak pukul 14.00 WIB hingga acara selesai.
Penutupan jalan akan diberlakukan di sepanjang Jalan Kartini, mulai dari depan Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara hingga Alun-Alun 1 Jepara.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menjelaskan bahwa rekayasa arus dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung.
“Penutupan dimulai dari Tugu Kartini hingga Alun-Alun 1 Jepara selama acara berlangsung,” ungkap AKP Dwi.
Untuk menghindari kemacetan, pengguna jalan dari arah selatan yang hendak menuju Bangsri diarahkan melalui perempatan Rahayu, kemudian belok kanan melewati jembatan Kaliwiso.
Sementara kendaraan dari arah utara yang ingin menuju Pecangaan dialihkan melalui pertigaan Songki menuju arah selatan via Kaliwiso.
Pengendara dari luar Jepara, khususnya yang datang dari arah Kudus, disarankan menggunakan jalur alternatif karena adanya perbaikan jembatan di Sengonbugel, Mayong.
“Ikuti rambu-rambu yang telah dipasang dan bila mengalami kesulitan, jangan ragu untuk meminta bantuan pada personel kami di lapangan,” tambahnya.
Kasihumas juga mengingatkan masyarakat kota untuk menghindari Jalan Anton Sujarwo yang mengarah ke Pantai Bandengan, sebab di SGBK Jepara akan digelar pertandingan sepak bola antara Persijap dan Persipura.
AKP Dwi mengimbau agar masyarakat mendukung kelancaran kegiatan dengan mematuhi rekayasa lalu lintas serta memarkirkan kendaraan secara tertib di kantong parkir yang telah disediakan.
Personel Satlantas akan disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus dan membantu pengendara.
Festival UMKM dan Sholawat Kebangsaan ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juli 2025.
Selain pameran UMKM, acara juga diisi dengan santunan yatim, pertunjukan budaya, dan kegiatan keagamaan.
Puncaknya, masyarakat akan disuguhkan lantunan sholawat dari tokoh nasional seperti Gus Miftah dan Habib Zaidan yang membawa pesan damai dan semangat kebangsaan. (her)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.