Menu

Mode Gelap
 

Headline · 4 Sep 2025 19:16 WIB

Pelajar Terlibat Aksi di Jepara Dipulangkan, Tangis Haru Sambut Pertemuan dengan Orang Tua


					Pelajar Terlibat Aksi di Jepara Dipulangkan, Tangis Haru Sambut Pertemuan dengan Orang Tua Perbesar

JEPARA, Kabarjateng.id – Suasana penuh haru menyelimuti aula Mapolres Jepara pada Kamis (4/9/2025). Belasan pelajar yang sempat diamankan aparat karena diduga ikut dalam kerusuhan di sekitar Mapolres dan Kantor DPRD Jepara akhirnya dipulangkan dan dipertemukan kembali dengan orang tua mereka.

Tangis pecah ketika pintu ruangan dibuka. Para remaja langsung berlari menghampiri orang tua masing-masing.

Ada yang bersimpuh di pangkuan ibunya sambil menangis, ada pula yang menunduk memohon maaf berulang kali. Orang tua pun tak kuasa menahan air mata, merangkul erat buah hati mereka.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna menjelaskan, mayoritas remaja yang diamankan masih duduk di bangku SMP dan SMA.

Mereka mengaku tidak benar-benar memahami tujuan aksi, hanya terbawa suasana setelah melihat video kerusuhan yang viral di media sosial.

“Kasihan orang tua mereka, harus ikut menanggung beban akibat ulah anak-anak yang sebenarnya hanya ikut-ikutan,” ujar AKP Dwi.

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Jepara bersama Forkopimda memutuskan untuk mengembalikan para pelajar kepada orang tua.

Meski sempat membuat resah masyarakat, pendekatan humanis tetap dipilih agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga.

Tak hanya dipulangkan, para remaja juga akan mendapat pendampingan keluarga serta pembinaan dari sekolah masing-masing.

Polres berharap langkah ini dapat mencegah mereka kembali terjerumus dalam pengaruh negatif.

“Semoga kejadian ini menjadi peringatan agar anak-anak lebih bijak dalam pergaulan dan menggunakan media sosial,” tambahnya.

Polres Jepara menegaskan, penanganan terhadap pelajar yang terlibat aksi tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

Namun, bagi pihak yang terbukti melakukan tindak pidana, proses hukum akan tetap dijalankan tanpa pandang bulu.

Kegiatan Parenting Day ini sekaligus menjadi momentum refleksi penting bagi orang tua dan generasi muda.

Dengan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan aparat penegak hukum, diharapkan anak-anak mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih matang, bertanggung jawab, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi menyesatkan. (hr)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Wanita di Tempellemahbang Blora Ditemukan Meninggal, Diduga Akhiri Hidup di Samping Rumah

16 April 2026 - 16:54 WIB

Gayatri Jawa Tengah: Gerakan Perempuan Berbasis Budaya dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 - 16:22 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pemuda Kajoran, Lima Pelaku Peragakan 19 Adegan

16 April 2026 - 16:00 WIB

Pengadilan Negeri Salatiga Intensifkan Wasmat di Rutan

16 April 2026 - 13:56 WIB

Jelang Iduladha, Jateng Perkuat Layanan Kesehatan Hewan Keliling untuk Antisipasi Penyakit

16 April 2026 - 13:33 WIB

Apresiasi Ruwatan Silayur, Wali Kota Semarang Tegaskan Upaya Nyata Tetap Jadi Prioritas

16 April 2026 - 13:15 WIB

Trending di KABAR JATENG