Menu

Mode Gelap
 

Headline · 8 Jul 2024 15:56 WIB

Kapolda Jawa Tengah Instruksikan Personel Walpri untuk Tetap Netral dan Menjaga Marwah Polri


					Kapolda Jawa Tengah Instruksikan Personel Walpri untuk Tetap Netral dan Menjaga Marwah Polri Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, berpesan kepada anggota Polri untuk tetap netral dalam mengawal dan mengamankan pasangan calon kepala daerah selama proses Pilkada Serentak 2024.

Pesan ini disampaikan Kapolda saat memimpin upacara pembukaan pelatihan pengawal pribadi (Walpri) di Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah pada Senin, 8 Juli 2024.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menekankan bahwa tugas pengawalan adalah kehormatan yang harus dijalankan oleh para personel dengan menjaga marwah Polri.

“Tugas ini merupakan suatu kehormatan bagi para personil sekalian. Dalam tugas pengawalan nanti, tetap jaga netralitas. Jangan memihak salah satu paslon,” ujar Kapolda Jateng.

Sebanyak 1.050 personel Polri dari 35 polres jajaran Polda Jawa Tengah akan ditugaskan mengawal pasangan calon Gubernur, Bupati, dan Wali kota beserta wakilnya.

Mereka adalah bagian dari Operasi Mantap Praja Candi 2024 yang bertujuan mengamankan proses Pilkada di Jawa Tengah.

Kapolda menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi latihan dasar Kepolisian seperti Pengawalan, Penjagaan, Patroli, serta materi taktis dan teknis lainnya.

“Pada dasarnya setiap personil Polri sudah menguasai tugas Polisi umum, sekarang akan dilatihkan materi taktis dan teknis dalam pengawalan dan pengamanan,” tuturnya.

Kapolda menegaskan pentingnya menjaga sikap, tindakan, dan ucapan dalam tugas pengawalan.

“Jaga sikap, tindakan, dan ucapan dalam melakukan tugas. Pertajam insting dan asah kemampuan psikologi. Segera perkenalkan diri dan pelajari kebiasaan serta karakter dari paslon,” tegas Kapolda.

Selain itu, personil diharapkan mampu menjunjung tinggi kearifan lokal dan menyesuaikan diri dengan karakter serta budaya masyarakat di masing-masing wilayah.

“Pelajari kearifan lokal di setiap daerah dan kebiasaan masyarakat di tempat yang akan diamankan,” terangnya.

Di akhir amanatnya, Kapolda berpesan agar seluruh personil Walpri mematuhi instruksi dari para pelatih sehingga pelatihan ini berhasil dan melahirkan personil yang bersertifikasi dalam pengawalan paslon.

“Rekan-rekan, tugas ini merupakan kehormatan yang harus anda lakukan. Lakukan latihan dengan semangat, ikhlas, dan tentunya harus mempertanggungjawabkan nama Polda Jawa Tengah,” pungkas Kapolda Jateng. (lim)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

1 Komentar

semua sudah ditampilkan
Kabar Terbaru

PMI dan Pramuka Kota Semarang Dirikan Posko Mudik 2026 di Kecamatan Tugu

13 Maret 2026 - 21:45 WIB

Sugi Hartono Gelar Reses Bersama Warga, Serap Aspirasi Sambil Buka Puasa

13 Maret 2026 - 20:38 WIB

Jaga Kondusivitas Wilayah, Polres Semarang Musnahkan 2.414 Botol Miras dan 330 Liter Tuak

13 Maret 2026 - 17:47 WIB

Valet Ride dan Chatbot Si Polan Jadi Inovasi Layanan Polda Jateng di Ops Ketupat Candi 2026

13 Maret 2026 - 17:35 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Santuni 20 Anak Yatim Lewat Safari Ramadhan 2026

13 Maret 2026 - 15:45 WIB

PT Pegadaian Kanwil XI Semarang salurkan santunan kepada 20 anak yatim piatu di pondok pesantren dan panti asuhan sebagai bagian Safari Ramadhan 2026.

Bandara Ahmad Yani Semarang Buka Posko Angkutan Udara Lebaran 2026

13 Maret 2026 - 12:45 WIB

Trending di KABAR JATENG