Menu

Mode Gelap
 

Headline

Kapolda Jateng Laksanakan Safari Kamtibmas di Ponpes API Tegalrejo

badge-check


					Kapolda Jateng Laksanakan Safari Kamtibmas di Ponpes API Tegalrejo Perbesar

MAGELANG, Kabarjateng.id – Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., melaksanakan Safari Kamtibmas bersama para tokoh agama di Kabupaten Magelang pada Jumat, 7 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo.

Turut hadir mendampingi Kapolda Jateng, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., Dir Intelkam Kombes Pol Bayu Aji, S.I.K., Dir Reskrimum Kombes Pol Ronald Simamora, S.H., S.I.K., Dansat Brimob Kombes Pol Noor Hudaya, S.I.K., M.Han., dan Kabidkum Kombes Pol Johanes Setiawan Widjanarko S.I.K., M.H. Hadir pula sebagai tamu undangan Sekjen DPW PKB Sukirman, S.S.

Kapolda Jateng dan rombongan disambut oleh Pengasuh Ponpes API Tegalrejo K.H. Muhammad Yusuf Chudlori, yang akrab disapa Gus Yusuf, Kapolresta Magelang Kombes Pol Mustofa, S.I.K., M.H., para Perwira Polresta Magelang, para tokoh agama, serta ratusan santri.

Dalam sambutannya, Gus Yusuf mengucapkan selamat datang dan berterima kasih atas kunjungan Kapolda Jateng. Ia menyebut Kapolda sebagai sosok yang telah menjaga situasi Jawa Tengah tetap aman dan kondusif.

“Beliau ini adalah sosok yang membuat Jawa Tengah adem ayem. Terima kasih atas sumbangsih Kapolda terhadap situasi Kamtibmas di Jawa Tengah. Situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif merupakan hal pokok bagi setiap orang dalam menjalankan aktivitas,” ujar Gus Yusuf.

“Jika situasi aman, masyarakat dapat beribadah, bekerja, dan bermasyarakat dengan nyaman,” tambahnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Gus Yusuf juga meminta Kapolda Jateng untuk memberikan pencerahan kepada para santri yang akan kembali ke masyarakat untuk mengamalkan ilmu yang telah mereka dapatkan.

Dalam arahannya, Kapolda Jateng menyampaikan bahwa tugas Polisi serupa dengan tugas para kiai dan ustadz, yakni melindungi, mengayomi, dan membina masyarakat untuk berbuat baik atau amar ma’ruf nahi munkar.

Kapolda juga mengingatkan bahwa para santri sebagai generasi penerus harus menjunjung tinggi ideologi Negara Indonesia, Pancasila.

“Pesantren menjadi benteng dalam mendeteksi dini terkait beberapa isu dan paham yang ingin memecah belah bangsa Indonesia, seperti intoleransi yang mengarah pada radikalisme. Mereka berusaha mengganti Pancasila dengan ideologi lain,” terang Kapolda Ahmad Luthfi.

Arahan dan himbauan Kapolda berlangsung santai namun serius, diikuti oleh sekitar 700 santri Ponpes API Tegalrejo dengan penuh khidmat. Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan penuh keakraban. (can)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Babinsa Rejoso Pimpin Gotong Royong Perbaikan MCK Warga, Tingkatkan Sanitasi Lingkungan

10 Juni 2026 - 12:29 WIB

Warga Candirejo Ungaran Barat Temui Bupati Ngesti, Soroti Sejumlah Persoalan Tata Kelola Kelurahan

9 Juni 2026 - 20:30 WIB

Mahasiswa di Semarang Diduga Gelapkan Puluhan Motor Rental, Polisi Sita 23 Unit Kendaraan

8 Juni 2026 - 22:13 WIB

Pegadaian Tanam 1.000 Mangrove dan 500 Urban Farming di Tegal, Dorong Kota Hijau dan Kendalikan Perubahan Iklim

6 Juni 2026 - 17:12 WIB

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menyalurkan 1.000 tanaman mangrove dan 500 tanaman urban farming di Pantai Kodok, Kota Tegal.

Tim Gegana Amankan Granat Nanas Temuan Petani di Tegal

5 Juni 2026 - 11:47 WIB

Penuh Haru, SMPN 2 Dukuhwaru Lepas 219 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

4 Juni 2026 - 06:59 WIB

Trending di Daerah