SEMARANG, Kabarjateng.id – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kota Semarang digelar dengan semarak di Gedung Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jalan Sriwijaya, Semarang.
Ratusan kader PKK dari seluruh kecamatan hadir, menjadikan kegiatan ini ajang penting untuk memperkokoh kembali kiprah PKK dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng.
Dalam sambutannya, Iswar memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi PKK yang sejak awal berdirinya telah membuktikan diri sebagai garda terdepan pemberdayaan keluarga.
“PKK bukan hanya organisasi, melainkan gerakan sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Kekuatan PKK terletak pada dedikasi para kader yang tanpa lelah berkontribusi bagi kesejahteraan keluarga, unit terkecil dalam bangsa,” ujarnya.
Berdasarkan data terbaru, jumlah kader PKK di Kota Semarang kini mencapai 167 ribu orang.
Dari jumlah tersebut, 113 ribu merupakan kader umum dan 52 ribu kader khusus, dengan lebih dari 22 ribu aktif di kelompok dasa wisma.
Iswar menambahkan, peran PKK selaras dengan arah pembangunan nasional. Dari delapan Asta Cita, sedikitnya lima poin dapat diwujudkan melalui gerakan PKK.
Mulai dari penguatan ideologi Pancasila, dorongan kemandirian melalui UMKM dan industri kreatif, peningkatan kualitas SDM lewat pendidikan dan kesehatan, hingga kesetaraan gender dan peran perempuan dalam pembangunan.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemkot Semarang menetapkan mulai 2025 seluruh PKK di tingkat RT/RW akan memperoleh dana operasional dari APBD.
Langkah ini disambut positif oleh Ketua TP PKK Kota Semarang, Lies Iswar Aminuddin.
“Bantuan ini tentu akan meringankan langkah Ibu-Ibu PKK dalam menjalankan program di masyarakat. Terima kasih atas perhatian pemerintah,” ungkapnya.
Lies juga menekankan beberapa fokus program PKK di masa depan. Antara lain, pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi untuk balita, ibu hamil, dan lansia; penguatan kepedulian lingkungan dengan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis daur ulang; serta peningkatan kapasitas kader agar menjadi teladan di tengah masyarakat.
PKK juga diarahkan untuk lebih aktif menggunakan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana edukasi.
Sebagai bentuk apresiasi, pada peringatan ini diberikan penghargaan kepada 32 kader teladan tingkat kota.
Dua di antaranya bahkan meraih penghargaan Arti Bakti Utama dari TP PKK Pusat atas pengabdian mereka selama lebih dari 20 tahun.
Dengan mengangkat tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, Wakil Wali Kota mengajak seluruh kader untuk terus solid, berdaya, dan menjadi panutan di tengah masyarakat.
“PKK adalah kekuatan penting dalam menciptakan keluarga sejahtera sekaligus memperkokoh pembangunan bangsa,” tegasnya. (day)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.