Menu

Mode Gelap
 

Headline · 15 Okt 2025 16:16 WIB

Gubernur Ahmad Luthfi Guyoni Wali Kota Tegal saat Acara Mageri Segoro: “Aja Mung Kromas-Kramas Wae”


					Gubernur Ahmad Luthfi Guyoni Wali Kota Tegal saat Acara Mageri Segoro: “Aja Mung Kromas-Kramas Wae” Perbesar

KENDAL, Kabarjateng.id – Suasana acara penanaman mangrove dan cemara laut dalam rangka Gerakan Mageri Segoro 2025 di Pantai Muara Kencana, Desa Pidodo Kulon, Kabupaten Kendal, berlangsung meriah dan penuh keakraban.

Di sela agenda resmi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sempat melontarkan candaan yang membuat para peserta dan undangan tertawa.

Kegiatan Mageri Segoro kali ini digelar secara serentak di 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Para bupati dan wali kota mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari wilayah masing-masing.

Sementara itu, Ahmad Luthfi secara langsung hadir di Kendal, didampingi Bupati Kendal Dyah Kartika.

Hadir secara virtual antara lain Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyatul Mutmainah, serta sejumlah kepala daerah lainnya.

Setelah sesi penanaman selesai, Ahmad Luthfi mengadakan dialog interaktif dengan para kepala daerah untuk mendengar laporan pelaksanaan kegiatan di daerah masing-masing.

Wali Kota Semarang menjadi yang pertama melaporkan penanaman mangrove di wilayahnya. Kemudian, laporan dilanjutkan oleh perwakilan dari Kabupaten Demak.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengarahkan agar penanaman di Demak tidak hanya terfokus di permukiman warga, tetapi juga di sekitar Giant Sea Wall sebagai langkah antisipasi abrasi jangka panjang.

“Penanaman jangan hanya di sekitar rumah warga. Di area Giant Sea Wall juga harus ditanami, supaya ketika pembangunan rampung, mangrovenya sudah tumbuh besar,” ujar Ahmad Luthfi, Rabu (15/10/2025).

Suasana menjadi semakin cair saat Ahmad Luthfi memanggil Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono. Dengan nada berseloroh, ia berkata, “Wali Kota Tegal laporan… aja mung kromas-kramas wae,” yang langsung disambut gelak tawa hadirin.

Dedy Yon diketahui baru saja menikah dan dalam acara ini diwakili oleh Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyatul Mutmainah atau Iin.

Iin menyampaikan bahwa Pemkot Tegal telah menanam sekitar 10 ribu bibit mangrove, melibatkan masyarakat dan kalangan pendidikan.

Gubernur kembali melempar candaan, “Wakil Wali Kotane kok resik. Nanam po rak kui mau?” yang dijawab santai oleh Iin, “Ikut menanam, Pak. Tadi sudah cuci tangan.”

Dalam dialog tersebut, Ahmad Luthfi juga memberikan instruksi penting kepada seluruh kabupaten/kota untuk membentuk Tim Percepatan Penanaman Mangrove.

Tim ini akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Jawa Tengah guna mempercepat program rehabilitasi pesisir.

Sejak program ini dimulai pada Juni 2025, tercatat sudah 1,3 juta batang mangrove tertanam di wilayah pesisir Jawa Tengah.

Targetnya hingga akhir tahun nanti jumlah tersebut meningkat menjadi 2 juta batang.

Menurut Ahmad Luthfi, Mageri Segoro bukan sekadar acara simbolis, melainkan gerakan nyata untuk melindungi pesisir dari ancaman abrasi serta menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Program ini merupakan bagian dari agenda prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin, yang fokus pada mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove secara masif dan terstruktur. (ra)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Satresnarkoba Polres Boyolali Bongkar Peredaran Obat Terlarang, Satu Pelaku Ditangkap

16 April 2026 - 18:27 WIB

Kasdam IV Diponegoro Ikuti Pembukaan Retreat KPPD, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

16 April 2026 - 17:51 WIB

LSP Koperasi Susun Skema Pendidikan Khusus, Siapkan Manajer KD/KMP Sesuai Kebutuhan Lapangan

16 April 2026 - 17:44 WIB

Wanita di Tempellemahbang Blora Ditemukan Meninggal, Diduga Akhiri Hidup di Samping Rumah

16 April 2026 - 16:54 WIB

Gayatri Jawa Tengah: Gerakan Perempuan Berbasis Budaya dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 - 16:22 WIB

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Pemuda Kajoran, Lima Pelaku Peragakan 19 Adegan

16 April 2026 - 16:00 WIB

Trending di Daerah