SEMARANG, Kabarjateng.id – Universitas Negeri Semarang (Unnes) bersama Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unnes kembali menggelar ajang seni budaya bertajuk Sinden Idol untuk kelima kalinya.
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 31 Mei 2025, di Auditorium Unnes Sekaran, Gunungpati, Semarang, tersebut diikuti oleh 15 finalis dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Umum DPP IKA Unnes, Dr. Drs. Budiyanto, SH, M.Hum, hadir langsung dalam acara tersebut dan menyerahkan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp12.500.000 kepada Ika Lianingrum, peserta asal Banyumas yang berhasil meraih posisi kedua.
Untuk peringkat pertama, diraih oleh Indah Bawa Entin Solichah dari Yogyakarta. Ia berhak mendapatkan hadiah sebesar Rp15.000.000 yang diserahkan langsung oleh Rektor Unnes, Prof. Dr. S. Martono, M.Si.
Sementara posisi ketiga ditempati oleh Phita Nuryani dari Semarang yang menerima hadiah senilai Rp10.000.000 dari tokoh budaya Ki Gunarto Gonotalijendro.
Tidak hanya itu, panitia juga memberikan penghargaan kepada para peserta yang meraih juara harapan. Diva Dwi Riyanti dari Ponorogo ditetapkan sebagai Juara Harapan I, diikuti oleh Dhesanta Anggun Pramesti dari Sragen sebagai Juara Harapan II, dan Nimas Ayu Winong sebagai Juara Harapan III.
Rektor Unnes juga memberikan uang pembinaan kepada seluruh finalis yang belum masuk dalam daftar pemenang utama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam melestarikan seni budaya.
Dalam sambutannya, Dr. Budiyanto menyampaikan bahwa kegiatan Sinden Idol merupakan bagian dari komitmen Unnes sebagai institusi pendidikan yang mengusung visi konservasi budaya.
Menurutnya, acara ini tidak hanya menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga eksistensi seni tradisional di tengah perkembangan zaman.
Ia juga mengingatkan bahwa Sinden Idol pertama kali digagas pada tahun 2012 oleh Rektor Unnes saat itu, Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si, bekerja sama dengan DPP IKA Unnes.
“Kegiatan ini lahir dari semangat menjaga warisan budaya lokal, sekaligus membangun reputasi Unnes sebagai kampus pelopor konservasi dan pendidikan yang unggul di kancah global,” ujarnya kepada awak media, Minggu (1/6/2025).
Rektor Unnes, Prof. Dr. S. Martono, M.Si, juga menyatakan bahwa keberadaan Sinden Idol sangat penting dalam mendukung pelestarian budaya.
Ia berharap acara ini terus berlanjut dan menjadi ciri khas Unnes dalam memperkuat identitas budaya bangsa di kalangan generasi muda. (af)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.