Menu

Mode Gelap
 

Headline

Dorong Pemilu Inklusif, Disabilitas dan ODGJ di Demak Difasilitasi Perekaman KTP

badge-check


					Dorong Pemilu Inklusif, Disabilitas dan ODGJ di Demak Difasilitasi Perekaman KTP Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Komitmen menghadirkan pemilu yang setara bagi seluruh warga terus diperkuat di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui program percepatan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) khusus bagi penyandang disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berlangsung pada 2–3 September 2025.

Ketua Perkumpulan Bina Akses Jawa Tengah, Sugeng Widodo, menegaskan bahwa kepemilikan identitas kependudukan merupakan kunci penting agar kelompok rentan bisa tercatat sebagai pemilih tetap sekaligus berhak atas berbagai program bantuan sosial pemerintah.

“Tanpa KTP, mereka bisa kehilangan hak pilih dan kesempatan memperoleh akses layanan sosial. Karena itu, perekaman ini sangat strategis,” jelasnya, Kamis (4/9).

Pada hari pertama, Selasa (2/9), kegiatan dipusatkan di Aula Dinas Sosial P2PA Demak dengan diikuti 70 orang disabilitas dari berbagai kategori, mulai dari fisik, netra, rungu wicara, intelektual, hingga disabilitas mental.

Sementara itu, hari kedua, Rabu (3/9), kegiatan berlanjut di Panti Rehabilitasi Sosial ODGJ Maunatul Mubarok, Desa Sayung, yang diikuti 35 orang penerima layanan.

Menurut Sugeng, pendataan identitas bagi ODGJ tidak hanya berkaitan dengan hak pilih, tetapi juga bermanfaat untuk melacak keberadaan anggota keluarga yang terpisah serta membuka akses terhadap bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

Ia juga menyinggung pengalaman pada Pemilu 2024, di mana data jumlah pemilih disabilitas belum sepenuhnya akurat.

Meski begitu, ia mengapresiasi adanya peningkatan partisipasi berkat peran aktif komunitas penyandang disabilitas di tingkat lokal.

“Fakta di lapangan masih menunjukkan banyak petugas TPS yang kurang terbiasa melayani pemilih disabilitas, sehingga perlu peningkatan pemahaman dan pelatihan,” tambahnya.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas, Perkumpulan Bina Akses Jateng, Dinas Dukcapil Demak, Dinas Sosial P2PA, serta pengelola Panti Maunatul Mubarok.

Sugeng berharap pada pemilu mendatang, baik pilkada maupun pemilu legislatif, seluruh tahapan dapat benar-benar inklusif.

“Kami ingin setiap TPS di Demak, bahkan di seluruh Jawa Tengah, mampu memberikan akses yang ramah dan setara untuk semua penyandang disabilitas,” tegasnya. (day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Semarang Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Pembinaan Spiritual, Delapan Santriwati Jadi Korban

11 Juni 2026 - 13:10 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Jateng Perkuat Disiplin Personel Melalui Gaktiplin di Polres Demak

11 Juni 2026 - 12:42 WIB

Distribusi Pangan Diperkuat, Pemprov Jateng Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

11 Juni 2026 - 12:30 WIB

Mahasiswa UNDIP dan GoenaGoni Ajak Masyarakat Kenal Gaya Hidup Zero Waste melalui Program “Harum Berbagi Bersama Goena Goni”

11 Juni 2026 - 11:51 WIB

Mahasiswa Informasi dan Humas Undip Gelar Program CSR Lingkungan: Dukung MRA Eatery Wujudkan Operasional Berkelanjutan Melalui Pembuatan Eco-Enzyme

11 Juni 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Digital, Kodam IV/Diponegoro Ikuti MTT Penilaian Mandiri Sistekinfo TNI AD

11 Juni 2026 - 08:33 WIB

Trending di Berita TNI