NGAWI, Kabarjateng.id — Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penguatan peran kader dalam aksi sosial, tujuh pimpinan kafilah Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (HW UMS) mengikuti kegiatan volunteer konservasi.
Mereka menanam 1.000 pohon di kawasan Gunung Lawu via Jogorogo, Kabupaten Ngawi, pada Ahad, 15 Februari 2026.
Lembaga Manajemen Infaq Ngawi menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari upaya merehabilitasi kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Para peserta menanam bibit pohon di sejumlah titik yang membutuhkan pemulihan vegetasi guna mendukung keberlanjutan sumber daya alam.
Tujuh pimpinan kafilah yang terlibat dalam kegiatan ini yakni Rakanda Fayyiz, Rakanda Farhah, Rakanda Rizky, Ayunda Aida, Ayunda Haura, Ayunda Kailla, dan Ayunda Farisya.
Mereka menunjukkan implementasi nilai kepanduan Hizbul Wathan yang menekankan kedisiplinan.
Selain itu, kegiatan juga sebagai kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual kader.
Ketua Kafilah HW UMS Periode 2026, Rakanda Muhammad Azibsyah, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi aksi simbolis.
“Menanam pohon berarti menanam komitmen untuk masa depan. Kader Hizbul Wathan harus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
“Kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pembelajaran kepemimpinan yang kontekstual,” imbuhnya, Minggu (15/02).
Ketua BKM RGW, Rakanda Rizky, juga menilai kegiatan lapangan seperti ini mampu memperkuat karakter kader.
“Kepemimpinan tidak hanya tumbuh melalui forum formal, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan,” ungkapnya.
“Melalui kegiatan ini, kami mempererat solidaritas dan meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan,” tambahnya.
Melalui aksi tanam pohon itu, HW UMS berkomitmen terus mengambil peran dalam gerakan konservasi lingkungan.
Para kader berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi generasi muda agar terlibat aktif dalam berbagai aksi kebermanfaatan yang berkelanjutan, khususnya dalam menjaga kelestarian alam di wilayah pegunungan dan kawasan hutan. (Gissya)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.