Menu ✖

Mode Gelap
 

Daerah

5 Pelajar di Kota Tegal Terindikasi Obat Terlarang Sejenis Tramadol

badge-check


					5 Pelajar di Kota Tegal Terindikasi Obat Terlarang Sejenis Tramadol Perbesar

 

KOTA TEGAL, Kabarjateng.id – Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Muthmainnah, melakukan pendampingan secara langsung kepada orang tua dan anak-anak di bawah umur yang terindikasi menyalahgunakan obat-obatan terlarang di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah adanya laporan terkait lima anak yang tengah menjalani pendampingan akibat penyalahgunaan obat keras berbahaya sejenis Tramadol.

Tazkiyyatul Muthmainnah mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari Kepala BNN Kota Tegal mengenai adanya kasus tersebut dan langsung berupaya memberikan pendampingan dukungan moril kepada anak-anak serta orang tua mereka.

“Jadi hari ini saya datang ke BNN mendapatkan informasi dari Kepala BNN bahwa hari ini ada lima anak yang sedang dilakukan pendampingan terkait penyalahgunaan obat keras, obat berbahaya,” ujarnya.

Menurutnya, permasalahan tersebut tidak lepas dari kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak di lingkungan keluarga. Ia menekankan pentingnya membangun kedekatan emosional sebagai langkah pencegahan.

“Komunikasi antara orang tua dan anak ini belum terbuka. Ini yang perlu kita tingkatkan, bagaimana membangun kedekatan antara orang tua dan anak,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti peredaran obat-obatan yang diduga berasal dari luar lingkungan sekolah. Hal ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius untuk diputus rantainya.

“Ketika kita cari informasi, anak-anak ini mendapatkan obat itu dari teman di luar sekolah. Ini yang perlu kita usut karena yang kita perlukan adalah memutus mata rantai peredaran obat-obatan ini,” tegasnya.

Pemerintah Kota Tegal, lanjutnya, akan memperkuat kerja sama dengan BNN, termasuk menyiapkan sistem pencegahan melalui edukasi di sekolah-sekolah.

“Kita akan minta BNN untuk menyiapkan sistem atau mekanisme semacam SOP, sehingga guru-guru juga tahu cara deteksi terhadap anak-anak yang terindikasi penyalahgunaan obat,” jelasnya.

Tazkiyyatul juga berpesan kepada orang tua agar tidak menghakimi anak, melainkan memberikan dukungan dan kasih sayang agar anak dapat kembali ke arah yang benar.

“Jangan memberikan mereka justifikasi bahwa mereka salah, tapi peluk mereka, dekat mereka, berikan kasih sayang. Yakinkan bahwa ini bukan akhir segalanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Tegal Kunarto, menjelaskan bahwa kasus serupa kerap ditemukan dan sebagian besar berasal dari hasil deteksi pihak sekolah.

“BNN setiap hari Senin melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Selain itu, ada tim Screening Intervensi Lapangan yang berkoordinasi dengan guru BK untuk mendeteksi anak-anak yang memiliki indikasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah kasus yang datang ke BNN Kota Tegal cukup tinggi, bahkan hampir setiap hari terdapat laporan baru.

“Kasus seperti ini di Kota Tegal setiap hari ada, bisa dua sampai tiga orang, bahkan kemarin sampai sebelas orang,” katanya.

Sebagai upaya pencegahan jangka panjang, BNN Kota Tegal juga tengah menyiapkan program integrasi kurikulum anti narkotika di sekolah.

“Nanti kita masukkan program integrasi kurikulum anti narkotika supaya anak-anak tahu bahaya narkoba dan dampaknya,” pungkas Kunarto. (Pry)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polri Mutasi 199 Perwira, Sejumlah Jabatan Strategis hingga Kapolda Berganti

12 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Tawuran Maut di Banyumanik, Polda Jateng Telusuri Kepemilikan Senjata Tajam Kedua Kelompok

12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Kodim Kebumen Mulai Pra Karya Bakti TNI AD 2026, Sasar Jalan hingga Rumah Tidak Layak Huni

12 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dua Orang Positif Tes Urine Saat Polres Kendal Sisir Tempat Karaoke di Weleri

12 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Pencurian Elektronik di Kantor PT SIOEN Kaliwungu

12 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pilates di Area Boarding Bandara Ahmad Yani Semarang, Peserta Berolahraga Sambil Menikmati Sunset dan Pesawat

11 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Trending di KABAR JATENG