MAGELANG, Kabarjateng.id – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Gelombang I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan dr. Koesen Hirohoesodo, Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Rabu (7/1/2026).
Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa upacara penutupan pendidikan merupakan momentum penting dalam proses pembinaan personel TNI AD.
Menurutnya, pendidikan Bintara tidak hanya membekali kemampuan teknis dan taktis, tetapi juga menjadi sarana integrasi prajurit dari berbagai latar belakang untuk dibentuk dalam satu sistem pembinaan yang utuh dan berkesinambungan.
“Melalui pendidikan ini, para prajurit ditempa untuk memiliki karakter yang kuat, profesional, solid, serta siap mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Bintara TNI Angkatan Darat,” ujar Pangdam.
Ia menjelaskan, seluruh peserta pendidikan telah dibina agar memiliki sikap dan perilaku yang berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Selain itu, para Bintara juga dibekali pengetahuan, keterampilan dasar kepemimpinan, serta kondisi fisik yang prima sebagai modal utama dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing.
Pangdam menambahkan, peran Bintara sangat strategis karena menjadi tulang punggung satuan sekaligus pemimpin langsung di tingkat regu.
Oleh karena itu, ia berharap para lulusan mampu menunjukkan sikap disiplin, loyal, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi anggota di bawahnya.
Lebih lanjut, Pangdam IV/Diponegoro mengingatkan bahwa tantangan tugas TNI AD ke depan semakin kompleks.
Selain tugas pertahanan negara, prajurit TNI AD juga terlibat aktif dalam membantu pemerintah dan masyarakat, mulai dari penanggulangan bencana alam, pembangunan infrastruktur, hingga pelaksanaan berbagai program strategis nasional.
Di antaranya pembangunan jembatan gantung, program Manunggal Air Bersih, ketahanan pangan nasional, pembangunan rumah layak huni, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), pendampingan program Makan Bergizi Gratis, serta percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menutup amanatnya, Pangdam berpesan agar para Bintara yang akan bertugas di satuan senantiasa menjaga kesiapan mental dan fisik, terus mengembangkan kemampuan, menjunjung tinggi kejujuran, serta tidak memilih-milih tugas.
“Jadilah prajurit yang profesional, adaptif, dan selalu hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat,” tegasnya.
Upacara penutupan tersebut turut dihadiri Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Bayu Tirtiyanto, S.Sos., M.Si., M.M., Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., Danrindam IV/Diponegoro Brigjen TNI Hindratno Devidanto, S.E., M.M., M.Han., para Asisten Kasdam, Kabalak, komandan satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro Ny. Nuning Achiruddin.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.