MAGELANG, Kabarjateng.id – Pangdam IV/Diponegoro memimpin Sidang Sub Panpus Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang I TA 2026 di Aula A. Yani, Rindam IV/Diponegoro, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari tahapan seleksi tingkat daerah untuk menjaring calon prajurit Bintara yang akan melanjutkan proses tingkat pusat.
Sidang ini dengan tujuan memastikan seluruh calon prajurit yang lolos seleksi memiliki kualitas dan kompetensi sesuai standar TNI AD.
Tim Penguji Pantau Hasil Pemeriksaan Peserta
Dalam kegiatan itu, para pejabat dan tim penguji dari macam-macam bidang mengikuti sidang itu.
Kemudian, mereka memaparkan dan menilai hasil pemeriksaan seluruh peserta, antara lain administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, serta psikologi.
Setiap aspek penilaian sebelumnya telah jalan secara tahapan untuk memastikan akurasi dan konsistensi.
Selanjutnya Tim penguji juga memberikan catatan penting bagi peserta yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Evaluasi Menyeluruh Setiap Peserta
Tim penguji membahas setiap peserta secara menyeluruh sesuai data dan nilai yang mereka peroleh selama proses seleksi.
Mereka menilai kemampuan peserta dalam menghadapi sejumlah tantangan fisik dan mental yang menjadi standar TNI AD.
Proses ini memungkinkan tim menyeleksi peserta terbaik yang memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Peserta yang dinyatakan lolos akan menjalani pendidikan dan pembinaan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pastikan Proses Penerimaan Tepat dan Tertib
Sidang Sub Panpus berperan penting dalam memastikan proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan sesuai mekanisme.
Dengan tahapan seleksi yang matang, Pangdam IV/Diponegoro menekankan pentingnya integritas dan keadilan dalam menilai setiap calon prajurit.
Harapannya, penerimaan Caba PK Gelombang I TA 2026 menghasilkan calon prajurit yang kompeten, disiplin, dan siap mengikuti pendidikan serta pembinaan TNI AD.
Dengan pelaksanaan seleksi yang cermat, seluruh proses penerimaan mencerminkan standar profesionalisme TNI AD dan komitmen membangun prajurit berkualitas yang mampu mendukung tugas dan tanggung jawab negara di masa depan. (dkp)







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.