SEMARANG, Kabarjateng.id – Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) Nusantara XLVI Tahun 2026 resmi dimulai. Kegiatan ini ditandai dengan upacara pembukaan sekaligus pemberangkatan Satuan Tugas Taruna Latihan (Satgastar) yang dipimpin Komandan Jenderal Akademi TNI, Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., mewakili Panglima TNI, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Sabtu (17/1/2026).
Sebanyak 2.003 taruna dan taruni dari berbagai lembaga pendidikan kedinasan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), serta Kadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Seluruh peserta diberangkatkan menuju Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, yang menjadi lokasi utama pelaksanaan latihan.
Proses keberangkatan menuju Aceh dilakukan dengan dukungan tiga kapal perang milik TNI Angkatan Laut, yakni KRI Banda Aceh-593, KRI Dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, dan KRI Teluk Calang-524.
Para taruna dan kadet ini akan bergabung dengan personel Satgastar yang telah lebih dahulu berada di wilayah tugas sejak 10 Januari 2026 untuk mendukung berbagai kegiatan pemulihan daerah yang terdampak bencana banjir.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Danjen Akademi TNI, ditegaskan bahwa Latsitarda Nusantara merupakan program latihan terpadu lintas matra dan lintas lembaga pendidikan.
Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dalam proses pembentukan karakter dan kepemimpinan calon perwira TNI dan Polri sebelum mereka dilantik secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia pada Juli 2026 mendatang.
Latsitarda Nusantara XLVI/2026 dirancang sebagai sarana penguatan nilai-nilai kejuangan, nasionalisme, serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain membangun soliditas dan sinergi TNI-Polri, latihan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara aparat pertahanan-keamanan dengan masyarakat.
Selama pelaksanaan latihan yang berlangsung mulai 17 Januari hingga 16 Februari 2026, para taruna dan kadet akan melaksanakan program Bhakti Taruna dengan sasaran fisik dan nonfisik.
Kegiatan fisik meliputi pembersihan dan perbaikan fasilitas umum, sementara kegiatan nonfisik mencakup trauma healing, dapur umum ceria, layanan kesehatan, penyuluhan sanitasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta kegiatan edukatif bagi masyarakat, khususnya anak-anak.
Panglima TNI turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta latihan senantiasa menjaga disiplin, profesionalisme, serta nama baik institusi selama bertugas, sehingga Latsitarda Nusantara XLVI/2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.