SEMARANG | Kabarjateng.id – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh Kodam IV/Diponegoro.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teritorial (Jukter) TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Makodam IV/Diponegoro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Watugong, Semarang, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Gede Setiawan, yang hadir mewakili Pangdam IV/Diponegoro.
Dalam kesempatan itu, ia juga membacakan amanat Pangdam terkait pentingnya implementasi kebijakan teritorial untuk mendukung program prioritas pemerintah.
Sosialisasi dipimpin oleh Ketua Tim Mabes TNI, Kolonel Inf Ahmad Hadi Hariono, M.Han., selaku Paban III/Puanter Ster TNI.
Materi yang disampaikan berfokus pada dua pedoman utama, yakni operasional unit produksi ketahanan pangan di lingkungan TNI serta pedoman penyelenggaraan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP).
Kegiatan ini diikuti oleh para Kasiter Korem, Dandim, Danbrigif TP 43/Muria, para Danyonif TP jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta perwakilan TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara di wilayah setempat.
Peserta mengikuti kegiatan baik secara langsung maupun melalui jaringan virtual.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, S.E., M.Han., ditegaskan bahwa pembinaan teritorial merupakan salah satu fungsi strategis TNI dalam menjaga ketahanan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional.
Karena itu, pemahaman yang sama terhadap kebijakan dan pedoman terbaru menjadi faktor penting agar pelaksanaan program di lapangan berjalan efektif dan terarah.
Melalui sosialisasi tersebut, seluruh satuan diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan teritorial secara tepat, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan ketahanan pangan dan pembangunan wilayah.
Keseragaman pemahaman dinilai penting untuk memperkuat sinergi antar-satuan dalam menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan oleh Komando Atas.
Peserta juga diminta mengikuti setiap sesi dengan serius agar materi yang diterima dapat diterapkan secara maksimal di daerah penugasan masing-masing.
Implementasi yang tepat diyakini akan memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan kemampuan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang.
Setelah agenda sosialisasi selesai, Tim Ster TNI bersama jajaran terkait melanjutkan kegiatan dengan melakukan peninjauan lapangan ke Markas Yonif TP 935 di Kabupaten Kendal.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan satuan serta mengevaluasi penerapan pedoman yang telah disampaikan, khususnya terkait pengelolaan unit produksi ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi TNI dalam mendukung kemandirian pangan nasional. (dkp)






