SEMARANG, Kabarjateng.id – Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma, S.Sos., M.M., M.Han., CFrA., memimpin rapat lanjutan melalui Zoom.
Rapat itu dengan agenda evaluasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Kodam IV/Diponegoro, Senin (23/2/2026).
Dalam kesempatan itu, seluruh satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro mengikuti kegiatan, sebagai bagian upaya monitoring dan pengendalian program wilayah masing-masing.
Selanjutnya, setiap satuan memaparkan perkembangan pelaksanaan pembangunan KDKMP sekaligus melaporkan capaian yang telah diraih di desa dan kelurahan binaan.
Dengan demikian, pimpinan dapat memetakan progres secara menyeluruh serta mengetahui kondisi riil di lapangan.
Dalam rapat itu, jajaran Kodam IV/Diponegoro meninjau progres pembangunan KDKMP.
Selanjutnya, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah konkret untuk mempercepat penyelesaian setiap tahapan.
Selain itu, para peserta rapat juga menyampaikan berbagai masukan strategis guna memastikan program berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan.
Perkuat Koordinasi dan Sinergi
Melalui forum evaluasi itu, satuan di lapangan tidak hanya menyampaikan laporan perkembangan, tetapi juga menyelaraskan langkah percepatan pembangunan KDKMP di masing-masing desa dan kelurahan.
Oleh karena itu, Kodam IV/Diponegoro mendorong seluruh jajaran agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta perangkat desa guna memperkuat sinergi pelaksanaan program.
Lebih lanjut, Kasdam IV/Diponegoro menegaskan pentingnya koordinasi dan kolaborasi antar satuan dalam mendukung percepatan pembangunan KDKMP.
Ia juga meminta setiap komandan satuan meningkatkan pengawasan, memperkuat komunikasi, serta memastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Targetkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Desa
Pada akhirnya, dengan pengawasan dan evaluasi yang berkelanjutan, Kodam IV/Diponegoro menargetkan pembangunan KDKMP jalan dengan optimal.
Serta memberi kontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa dan kelurahan di wilayah binaan.
Dengan kata lain, program ini tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik semata, tetapi juga pada dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.