Menu

Mode Gelap
 

Berita TNI · 31 Des 2025 17:55 WIB

Kodam IV/Diponegoro Gelar UKT dan Penutupan Latkadertih PSM Gelombang II


					Kodam IV/Diponegoro Gelar UKT dan Penutupan Latkadertih PSM Gelombang II Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.id – Kodam IV/Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan bela diri prajurit melalui pelaksanaan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer serta penutupan Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (Latkadertih PSM) Gelombang II.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., di GOR Patriot Makodam, Rabu (31/12/2025).

UKT yang digelar secara tersebar di jajaran satuan Kodam IV/Diponegoro ini menjadi momentum penting bagi prajurit yang tengah menempuh peningkatan jenjang dari Sabuk Hijau menuju Sabuk Merah.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan keterampilan bela diri, tetapi juga berperan besar dalam membangun karakter prajurit TNI AD yang berdisiplin, bermental kuat, serta memiliki jiwa korsa yang solid.

Dalam amanatnya, Kolonel Inf Teguh Wiratama menegaskan bahwa Pencak Silat Militer merupakan kemampuan yang wajib dimiliki setiap prajurit, karena menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas di medan penugasan.

Selain itu, bela diri ini juga merupakan bagian dari identitas bangsa dan warisan budaya luhur yang patut dijaga keberlanjutannya, terutama di lingkungan TNI AD sebagai penjaga pertahanan negara.

“Pelaksanaan UKT dan Latkadertih ini bukan hanya tentang naik tingkat, tetapi untuk mengukur sejauh mana latihan yang telah dijalani mampu membentuk kemampuan, ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kekompakan prajurit. Seorang prajurit yang tangguh harus siap secara fisik, mental, dan memiliki keterampilan bela diri sebagai pendukung tugasnya di lapangan,” tegasnya.

Kegiatan penutupan Latkadertih PSM Gelombang II turut diwarnai dengan demonstrasi Pencak Silat Militer oleh para peserta.

Beragam teknik pertahanan, serangan, hingga simulasi taktis ditampilkan dengan penuh semangat.

Atraksi ini menjadi bukti nyata dari peningkatan kemampuan prajurit setelah mengikuti proses latihan yang intensif.

Melalui program pelatihan dan UKT ini, Kodam IV/Diponegoro berharap semakin banyak prajurit yang siap menjadi pelatih Pencak Silat Militer di satuan masing-masing, sehingga pembinaan kemampuan bela diri terus berkesinambungan dan memberi manfaat langsung bagi kesiapsiagaan TNI AD di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

 

Editor: Mualim

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Tawuran Perang Sarung di Mranggen Berujung Pembacokan, Tiga Remaja Diamankan Polisi

15 Maret 2026 - 20:19 WIB

Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran, Rumah Triningsih dan Dua Motor Hangus

15 Maret 2026 - 19:36 WIB

325 Bus Siap Angkut 16 Ribu Pemudik, Armada Mudik Gratis Jateng Mulai Berdatangan di TMII

15 Maret 2026 - 18:00 WIB

Dua Kendaraan Pemudik Terlibat Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Dua Penumpang Luka

15 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tawuran di Jalan Raya Tuntang, Polisi Amankan Sejumlah Remaja

15 Maret 2026 - 17:26 WIB

Hari ke-2 Operasi Ketupat Candi 2026, 31.703 Kendaraan Masuk Jateng Lewat GT Kalikangkung

15 Maret 2026 - 17:02 WIB

Trending di KABAR JATENG