SEMARANG, Kabarjateng.id – Kodam IV/Diponegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan bela diri prajurit melalui pelaksanaan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer serta penutupan Latihan Kader Pelatih Pencak Silat Militer (Latkadertih PSM) Gelombang II.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Operasi Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., di GOR Patriot Makodam, Rabu (31/12/2025).
UKT yang digelar secara tersebar di jajaran satuan Kodam IV/Diponegoro ini menjadi momentum penting bagi prajurit yang tengah menempuh peningkatan jenjang dari Sabuk Hijau menuju Sabuk Merah.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan keterampilan bela diri, tetapi juga berperan besar dalam membangun karakter prajurit TNI AD yang berdisiplin, bermental kuat, serta memiliki jiwa korsa yang solid.
Dalam amanatnya, Kolonel Inf Teguh Wiratama menegaskan bahwa Pencak Silat Militer merupakan kemampuan yang wajib dimiliki setiap prajurit, karena menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas di medan penugasan.
Selain itu, bela diri ini juga merupakan bagian dari identitas bangsa dan warisan budaya luhur yang patut dijaga keberlanjutannya, terutama di lingkungan TNI AD sebagai penjaga pertahanan negara.
“Pelaksanaan UKT dan Latkadertih ini bukan hanya tentang naik tingkat, tetapi untuk mengukur sejauh mana latihan yang telah dijalani mampu membentuk kemampuan, ketangguhan mental, kedisiplinan, serta kekompakan prajurit. Seorang prajurit yang tangguh harus siap secara fisik, mental, dan memiliki keterampilan bela diri sebagai pendukung tugasnya di lapangan,” tegasnya.
Kegiatan penutupan Latkadertih PSM Gelombang II turut diwarnai dengan demonstrasi Pencak Silat Militer oleh para peserta.
Beragam teknik pertahanan, serangan, hingga simulasi taktis ditampilkan dengan penuh semangat.
Atraksi ini menjadi bukti nyata dari peningkatan kemampuan prajurit setelah mengikuti proses latihan yang intensif.
Melalui program pelatihan dan UKT ini, Kodam IV/Diponegoro berharap semakin banyak prajurit yang siap menjadi pelatih Pencak Silat Militer di satuan masing-masing, sehingga pembinaan kemampuan bela diri terus berkesinambungan dan memberi manfaat langsung bagi kesiapsiagaan TNI AD di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Editor: Mualim







Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.