SEMARANG, Kabarjateng.id – Memasuki hari kelima pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2025, arus mudik di Kabupaten Semarang terpantau lancar dan kondusif.
Situasi ini mendapat apresiasi dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang saat meninjau Pos Pengamanan (Pospam) di Rest Area 429 A Tol Semarang-Solo.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menerima langsung kunjungan Forkopimda.
Wakil Bupati Semarang, Dra. Hj. Nur Arifah, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Pospam yang tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas bagi pemudik.
“Silakan lihat sendiri, fasilitas di Pospam ini sangat lengkap dan nyaman bagi pemudik. Pak Dandim bahkan berkelakar kalau Pospam ini seperti pesawat luar angkasa,” ujar Wakil Bupati yang disambut tawa Dandim 0714/Salatiga, Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes, S.Hub.Int., M.Han., serta jajaran Forkopimda lainnya.
Kapolres Semarang menambahkan bahwa sejak diberlakukannya rekayasa lalu lintas one way lokal dari KM 70 hingga KM 187 di wilayah Jawa Barat, pihaknya telah mengantisipasi lonjakan kendaraan yang masuk ke Kabupaten Semarang.
“Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan untuk mengatasi arus kendaraan yang terdampak one way dari Jawa Barat,” jelas AKBP Ratna.
Dari segi kesiapan personel, Kapolres memastikan bahwa petugas telah disebar di berbagai titik rawan kemacetan dan kecelakaan guna menjaga kelancaran arus mudik.
Selain itu, Pospam di sepanjang jalur tol Kabupaten Semarang telah dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik.
“Tersedia kursi relaksasi, ruang bermain anak, ruang laktasi, area istirahat, toilet portabel, serta angkringan gratis bagi pemudik yang ingin berbuka puasa,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, S.T.K., S.I.K., CPHR., mengungkapkan bahwa berdasarkan data Traffic Accounting pukul 13.00 WIB, lebih dari 2.100 kendaraan telah memasuki wilayah Jawa Tengah. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah hingga malam hari.
“Jika lonjakan kendaraan terus meningkat, akan diberlakukan one way lokal hingga Tol Kalikangkung. Dampaknya akan dirasakan di wilayah hukum Polres Semarang, sehingga kami sudah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk kemungkinan perpanjangan one way hingga Simpang Bawen,” jelas AKP Lingga.
Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik di Kabupaten Semarang tetap aman dan lancar hingga puncaknya nanti. (di)






