Menu

Mode Gelap
 

Headline · 30 Nov 2024 15:00 WIB

PMI Kota Semarang Gelar Invitasi Palang Merah Remaja


					PMI Kota Semarang Gelar Invitasi Palang Merah Remaja Perbesar

SEMARANG, Kabarjateng.idPalang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang mengadakan kegiatan Invitasi Palang Merah Remaja (PMR) se-Kota Semarang. Acara ini menjadi ajang kompetisi antar PMR dari tingkat Mula, Madya, hingga Wira yang melibatkan siswa SD, SMP, dan SMA di Kota Semarang.

Drs. Yudi Wibowo, SE, Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Semarang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesiapan generasi muda sebagai relawan di masa depan.

“Kami ingin menyiapkan generasi muda untuk menjadi relawan yang lebih besar nanti. Dengan ini, mereka akan lebih siap dalam mitigasi bencana sehingga Kota Semarang bisa menjadi kota yang tangguh bencana,” ujar Yudi usai membuka acara di Kampus Politeknik Bina Transfusi Darah (Polbitrada), Jalan Sambiroto Raya No.64 Blok D, Semarang, Sabtu (30/11/2024) pagi.

Tahun ini, sebanyak 81 regu dari 65 sekolah ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Tingkat Mula diikuti oleh 8 regu dari 7 sekolah dasar, tingkat Madya diikuti 44 regu dari 34 sekolah menengah pertama, dan tingkat Wira melibatkan 29 regu dari 24 sekolah menengah atas.

Mengusung tema Humanity for Green Life, Invitasi PMR tahun ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim. Menurut Yudi, tema ini relevan dengan tantangan global yang dihadapi saat ini.

“Kita ingin membuka wawasan adik-adik PMR sejak dini agar lebih peduli terhadap pengelolaan lingkungan. Di kota-kota besar seperti Semarang, ruang terbuka hijau semakin berkurang. Selain itu, perilaku boros energi, penggunaan transportasi tidak ramah lingkungan, hingga kebiasaan membakar sampah sembarangan perlu diubah,” jelasnya.

Melalui berbagai kegiatan kompetisi, PMI Kota Semarang mengedukasi peserta untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan dan membangun gaya hidup berkelanjutan.

“Harapannya, mereka tidak hanya menjadi relawan yang tangguh, tetapi juga agen perubahan yang peduli pada masa depan bumi,” tambahnya.

Ketua Panitia, Danang Baskoro Adi menyampaikan, rangkaian Lomba dan Pelatihan Invitasi ini melibatkan dua kategori utama, yakni Lomba Pertolongan Pertama, yaitu untuk mengasah keterampilan PMR dalam memberikan bantuan medis dasar dengan cepat dan tepat.

Dan yang kedua Ayo Siaga Bencana, yaitu bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kesiapsiagaan bencana melalui simulasi dan edukasi.

“Peserta terdiri dari anggota PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira dari berbagai sekolah di Kota Semarang. Setiap regu terdiri dari 5 anggota, di mana 3 orang mengikuti Lomba Pertolongan Pertama dan 2 orang untuk Ayo Siaga Bencana. Setiap regu juga didampingi oleh seorang ofisial dan seorang pembina atau guru,” jelasnya. (di)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Publisher

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Klaten Ungkap Kasus Pemerkosaan Perempuan Disabilitas

14 Maret 2026 - 20:55 WIB

Perkuat Kepedulian Sosial, Kadin Brebes Bagikan Ribuan Paket Bantuan dan Santuni Anak Yatim di Bumiayu

14 Maret 2026 - 20:15 WIB

Jalur Semarang – Godong Kembali Normal Jelang Lebaran, Warga Tinanding Bernapas Lega

14 Maret 2026 - 20:03 WIB

Kasat Lantas Polres Semarang Sigap Bantu Pemudik, Mobil Mogok di Tol KM 454A Berhasil Dievakuasi

14 Maret 2026 - 19:46 WIB

Ombudsman Jateng Awasi Posko Pengaduan THR, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

14 Maret 2026 - 19:33 WIB

Forum Peduli Bangsa Jateng Bagikan 1000 Takjil untuk Pengguna Jalan di Kalipancur 

14 Maret 2026 - 18:25 WIB

Trending di KABAR JATENG