PURBALINGGA | Kabarjateng.id – Satreskrim Polres Purbalingga bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pangan di sejumlah titik di Kabupaten Purbalingga, Jumat (16/10/2026) pagi.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan perkembangan harga terkendali, baik di pasar tradisional, toko ritel modern, maupun tempat penggilingan padi.
Kasat Reskrim Polres Purbalingga, AKP Siswanto, menjelaskan bahwa pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan terhadap kondisi pangan di daerah.
Data yang diperoleh juga digunakan sebagai langkah antisipasi apabila muncul gejala kenaikan harga atau kelangkaan komoditas.
“Petugas melakukan pengamatan, pencatatan, serta pelaporan perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Ini menjadi bagian dari pengawasan sekaligus deteksi dini jika terjadi kenaikan harga maupun kekurangan pasokan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan menyambangi tiga lokasi, yakni Pasar Segamas, Ritel Modern Eka Surya Plaza, serta penggilingan padi Gapoktan Ngudi Rahayu di Desa Jatisaba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Purbalingga terpantau relatif stabil.
Petugas juga tidak menemukan kenaikan harga yang signifikan selama pemantauan berlangsung.
Dari sisi ketersediaan, pasokan bahan pangan di pasar tradisional, ritel modern, hingga penggilingan padi dinilai masih mencukupi.
Tidak ditemukan indikasi kelangkaan bahan pangan di lokasi yang diperiksa.
AKP Siswanto menegaskan, pemantauan secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi pasar sekaligus mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun perubahan harga kebutuhan pokok.
“Kami berharap melalui pemantauan rutin, perkembangan harga dan ketersediaan stok pangan dapat terus terkontrol. Dengan begitu, masyarakat bisa merasa lebih tenang karena kebutuhan pokok tetap tersedia,” pungkasnya. (ajp)






