SEMARANG | kabarjateng.id — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Semarang mengandalkan kolaborasi kader muda dan senior untuk memperluas jangkauan pemilih menjelang Pemilu 2029.
Strategi tersebut disiapkan setelah pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Semarang masa bakti 2026–2031 di MG Setos Semarang, Minggu (11/10/2026).
Ketua DPC PKB Kota Semarang, Ma’ruf, mengatakan komposisi kepengurusan yang melibatkan generasi milenial, Gen Z, dan tokoh senior menjadi modal untuk menjangkau kelompok pemilih yang berbeda.
Menurut dia, potensi pemilih muda yang diperkirakan mencapai lebih dari 50 persen perlu direspons melalui pembagian peran antarkader. Kader muda diharapkan menjangkau pemilih pemula, sedangkan pengurus senior memperkuat komunikasi dengan kelompok usia yang lebih tua.
“Generasi muda bisa berbagi tugas dengan senior. Yang muda menggarap pemilih pemula, sedangkan yang senior akan menggarap kalangan seniornya,” kata Ma’ruf, yang juga menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Semarang.
Pada Pemilu 2019, PKB Kota Semarang memperoleh empat kursi DPRD. Jumlah itu meningkat menjadi lima kursi pada Pemilu 2024. Untuk Pemilu 2029, partai tersebut menargetkan peningkatan perolehan kursi sesuai target yang ditetapkan DPW PKB Jawa Tengah.
“Pada Pemilu 2029, DPW menargetkan 8 kursi, sedangkan internal kami menargetkan 10 kursi,” jelasnya.
Ma’ruf menambahkan, penguatan organisasi akan dilanjutkan melalui pembentukan pengurus ranting agar jangkauan partai semakin luas hingga tingkat RT/RW.
Pengukuhan pengurus dilakukan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian orientasi politik dan musyawarah kerja cabang (Muskercab).
Sarif meminta pengurus baru memperkuat konsolidasi dan menyusun program konkret yang berorientasi pada pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat.
“Kader PKB adalah kader pelayanan masyarakat dan kader yang mengabdi untuk rakyat,” kata Sarif.(day)






