BATANG | Kabarjateng.id – Upaya memperkuat keimanan sekaligus menjaga kebersamaan antarorganisasi wanita dilakukan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 0736/Batang bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Batang.
Keduanya menggelar pengajian dan doa bersama bertema “Wanita yang Terpuji dan Teruji” di Aula Makodim 0736/Batang, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti anggota Persit Kartika Chandra Kirana serta perwakilan sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Batang.
Rangkaian acara diawali pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang disampaikan Ustazah Nur Fatimah Shd.
Dalam tausiyahnya, peserta diajak memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta membiasakan diri mensyukuri berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.
Peserta juga diingatkan bahwa rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan menjalankan kehidupan sesuai nilai-nilai keagamaan dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Selain menjadi momentum untuk memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang mempererat komunikasi dan hubungan kekeluargaan antarorganisasi wanita di Kabupaten Batang.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 0736/Batang, Ny. Vina Didik Darmawan, mengatakan pengajian bersama memiliki manfaat lebih luas karena dapat memperkuat kebersamaan sekaligus menambah wawasan keagamaan para peserta.
“Melalui kegiatan pengajian bersama ini, kita berharap keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT semakin meningkat. Selain itu, silaturahmi dan kebersamaan antaranggota organisasi wanita juga semakin kuat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan sehingga hubungan antarorganisasi wanita semakin erat.
Suasana khidmat terlihat sepanjang kegiatan. Para peserta mengikuti tausiah hingga doa bersama dengan penuh perhatian.
Kegiatan ditutup dengan doa untuk memohon kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta kemudahan bagi seluruh anggota dan keluarga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mendukung tugas dan pengabdian.
Bagi Persit, kegiatan keagamaan juga menjadi bagian dari pembinaan kehidupan keluarga sekaligus upaya membangun dukungan moral bagi anggota dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. (lim)






