BREBES | Kabarjateng.id – Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Komisi II, Hj. Shintya Sandra Kusuma, S.Hub.Int., M.A.B., menyalurkan bantuan kepada 350 anak yatim dan piatu serta 70 tukang becak dalam rangkaian kegiatan reses di Kabupaten Brebes.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo II Bumiayu, Jumat (2/10/2026), tersebut menjadi bagian dari agenda reses yang diisi dengan kegiatan sosial sekaligus silaturahmi bersama masyarakat. Dalam kegiatan itu, Shintya Sandra Kusuma diwakili oleh kedua orang tuanya, H. Indra Kusuma dan Hj. Maryatun.
Bantuan tersebut menyasar dua kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan, yakni anak-anak yatim dan piatu serta para tukang becak yang sehari-hari menggantungkan penghasilan dari pekerjaan sektor informal.
Indra Kusuma, mantan Bupati Brebes sekaligus mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, mengatakan kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian reses yang secara rutin dilaksanakan setiap Jumat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Brebes.
Menurut Indra, reses tidak hanya menjadi kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan untuk menghadirkan kepedulian melalui kegiatan sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
“Kami terus berkeliling ke sejumlah kecamatan untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi dengan masyarakat, khususnya anak yatim dan piatu serta warga yang membutuhkan,” ujar Indra.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perlu terus dijaga melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan,” kata Indra.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 350 anak yatim dan piatu menerima bantuan. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada 70 tukang becak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Masing-masing tukang becak mendapatkan bantuan beras seberat 5 kilogram.
Ketua Panitia, Ali Marhendi, yang juga mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bumiayu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Shintya Sandra Kusuma beserta kedua orang tuanya atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat.
“Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan kepada Ibu Shintya Sandra Kusuma dan kedua orang tuanya yang telah memberikan perhatian serta bantuan kepada anak-anak yatim-piatu, para tukang becak di Bumiayu dan sekitarnya,” ujar Marhendi.
Marhendi menilai kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan sosial tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat.
Menurut dia, bantuan yang diberikan dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral bagi anak-anak yatim dan piatu serta para tukang becak yang selama ini menjalani aktivitas ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sehingga keberadaan wakil rakyat di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan melalui kegiatan formal, tetapi juga melalui kepedulian sosial.
Kegiatan di Pendopo II Bumiayu tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat dengan keluarga Shintya Sandra Kusuma dalam rangkaian agenda reses.
Rangkaian kegiatan sosial tersebut selanjutnya akan dilaksanakan secara bergilir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Brebes setiap Jumat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda reses sekaligus sarana mempererat hubungan dan silaturahmi dengan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Brebes. (wb)






