KABUPATEN SEMARANG | Kabarjateng.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang mulai merintis layanan angkutan gratis bagi karyawan dan pekerja pabrik. Program tersebut dijadwalkan diuji coba pada Jumat (25/9/2026).
Kepala Dishub Kabupaten Semarang Petrus Triyono mengatakan, pihaknya menyiapkan 10 kendaraan angkutan umum untuk melayani pekerja dalam tahap awal uji coba.
Kendaraan yang digunakan merupakan angkutan umum yang selama ini biasa beroperasi di kawasan Karangjati dan Pringapus.
Rute yang disiapkan membentang dari Karangjati menuju wilayah Ambarawa dengan pola perjalanan pergi-pulang.
“Untuk tahap uji coba, kami menyediakan 10 unit kendaraan angkutan umum. Rutenya dari Karangjati sampai Ambarawa dan kembali lagi,” kata Petrus seusai mengikuti upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di halaman Kantor Dishub Kabupaten Semarang, Jalan Soekarno-Hatta, Bergas, Rabu (23/9/2026).
Menurut Petrus, layanan tersebut masih bersifat rintisan.
Konsepnya mengadaptasi program angkutan gratis bagi pelajar yang sebelumnya telah berjalan di wilayah Ungaran Barat, Ungaran Timur, dan Bawen.
Dishub Kabupaten Semarang berencana mengajukan program angkutan gratis bagi pekerja sebagai layanan tetap pada tahun depan.
Jika mendapat persetujuan dan dukungan anggaran APBD, program tersebut ditargetkan mulai berjalan secara permanen pada 2028.
Peringatan Harhubnas 2026 di Kabupaten Semarang ditandai dengan upacara yang dipimpin Bupati Semarang H Ngesti Nugraha.
Hadir pula Wakil Bupati Hj Nur Arifah, Sekda Valeanto Sukendro, jajaran pejabat struktural, serta staf Dishub Kabupaten Semarang.
Dalam sambutan tertulis Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dibacakan Bupati Semarang, September ditetapkan sebagai Bulan Keselamatan Transportasi.
Pesan tersebut menekankan pentingnya menjaga keselamatan sekaligus memperkuat konektivitas transportasi.
“Keselamatan dan konektivitas harus dijaga secara bersamaan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Selain program angkutan gratis, rangkaian Harhubnas 2026 di Kabupaten Semarang juga diisi kegiatan sosial.
Dishub akan menggelar aksi bersih-bersih di Terminal Pal Bapang, Bandungan, serta membersihkan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di sejumlah ruas jalan utama.
Dishub juga tengah menyiapkan usulan pembangunan rest area khusus kendaraan angkutan barang.
Fasilitas tersebut dinilai diperlukan karena masih banyak kendaraan angkutan barang yang berhenti di bahu atau tepi jalan untuk beristirahat.
Petrus mengatakan, kondisi itu berpotensi mengganggu arus lalu lintas sekaligus meningkatkan risiko bagi pengguna jalan lainnya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bagian Tata Pemerintahan Setda untuk menentukan lokasi yang tepat,” pungkasnya. (ar)






