SEMARANG | Kabarjateng.id – Kodam IV/Diponegoro menegaskan pentingnya disiplin, integritas, kesiapsiagaan satuan dan kepedulian sosial di tengah meningkatnya tantangan tugas.
Penegasan itu disampaikan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma saat memimpin Upacara Bendera 17-an di Lapangan Makodam, Semarang, Kamis (17/9/2026).
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakannya, Kasdam memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan pegawai atas dedikasi serta loyalitas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, perkembangan tantangan tugas harus diimbangi dengan penguatan integritas dan moralitas.
Kedua hal tersebut menjadi dasar dalam menjaga profesionalisme setiap personel.
Kasdam juga menyoroti ancaman kekeringan yang terjadi selama musim kemarau.
Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan krisis air bersih sekaligus meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Berdasarkan data BMKG, sebanyak 31 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta berada dalam status awas kekeringan.
Para Dansatkowil diminta meningkatkan pemantauan kondisi wilayah.
Pemetaan daerah rawan juga perlu diperbarui dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.
Selain kesiapsiagaan menghadapi bencana, pengelolaan anggaran dan Barang Milik Negara (BMN) turut menjadi perhatian.
Setiap satuan diminta memastikan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran berjalan sesuai target.
Administrasi pertanggungjawaban juga harus diselesaikan secara tertib dan tepat waktu menjelang berakhirnya Triwulan III TA 2026.
Pembinaan personel menjadi perhatian lain yang ditekankan dalam upacara tersebut.
Kasdam meminta pengawasan melekat dan komunikasi antara pimpinan dengan anggota terus diperkuat.
Kepedulian terhadap kondisi kesehatan personel serta kedisiplinan dalam berlalu lintas juga perlu ditingkatkan.
Langkah itu dilakukan untuk menekan potensi pelanggaran dan kerugian personel.
Dari sisi kesiapan satuan, pembinaan harus dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Penempatan personel juga diarahkan sesuai prinsip right man on the right place.
Efisiensi penggunaan sumber daya turut ditekankan, termasuk dalam pemakaian BBM, listrik dan air untuk menunjang kegiatan operasional satuan.
Di bidang pengabdian kepada masyarakat, Kodam IV/Diponegoro terus menjalankan berbagai program.
Salah satunya melalui 5.500 dapur sehat yang telah beroperasi untuk mendukung penanganan stunting.
Kodam IV/Diponegoro juga mencatat penyerapan gabah bersama Bulog sebanyak 611.139,21 ton atau mencapai 107,11 persen di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Selain itu, rangkaian kegiatan bakti kesehatan, karya bakti dan bakti sosial turut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro.
Mengakhiri amanatnya, Kasdam mengingatkan seluruh personel agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kehormatan pribadi, keluarga, satuan dan institusi TNI AD dalam setiap pelaksanaan tugas. (lim)






