KENDAL | Kabarjateng.id — Ribuan pelajar di Kabupaten Kendal mendapat bekal menghadapi perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Polres Kendal mencatat 4.367 siswa berhasil menyelesaikan program edukasi dan memperoleh sertifikat.
Program bertajuk Sosialisasi Paham AI tersebut digelar secara bertahap selama lima minggu oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Kendal.
Kegiatan itu menyasar pelajar tingkat menengah di sejumlah sekolah di Kabupaten Kendal.
Materi yang diberikan diarahkan untuk membangun pemahaman siswa agar mampu menggunakan teknologi AI secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.
Berdasarkan rekapitulasi Bag SDM Polres Kendal hingga 10 September 2026, jumlah peserta yang mengikuti rangkaian program mencapai 5.027 siswa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.367 pelajar dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat.
Artinya, tingkat kelulusan program secara keseluruhan mencapai 86,9 persen.
Antusiasme peserta semakin terlihat pada pelaksanaan pekan kelima.
Sebanyak delapan sekolah menjadi sasaran kegiatan, yakni SMK Negeri 1 Kendal, SMK NU 1 Kendal, SMA Negeri 1 Kendal, SMK NU 2 Rowosari, SMK Negeri 5 Kendal, SMK Muhammadiyah 4 Sukorejo, SMK Harapan Mulya, dan SMK Negeri 4 Kendal.
Pada pekan terakhir tersebut, tercatat 1.557 siswa mengikuti sosialisasi.
Sebanyak 1.452 peserta dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat, dengan persentase kelulusan mencapai 93,3 persen.
Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., mengapresiasi capaian tersebut.
Menurutnya, perkembangan AI perlu diimbangi dengan kemampuan generasi muda dalam memahami sekaligus menggunakannya secara tepat.
“Perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan dan kebijaksanaan,” kata Ratna.
Ia mengatakan, program Paham AI menjadi salah satu bentuk kehadiran Polres Kendal dalam memberikan edukasi digital kepada pelajar.
“Kami ingin generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara cerdas, aman, produktif, dan beretika,” ujarnya.
Menurutnya, sertifikat yang diperoleh peserta diharapkan tidak berhenti sebagai bukti telah mengikuti kegiatan.
Pengetahuan yang didapat diharapkan dapat menjadi bekal bagi pelajar dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat.
Rangkaian sosialisasi Paham AI selama lima minggu tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Polres Kendal menyatakan akan terus mendorong kegiatan edukasi yang berkaitan dengan literasi digital dan perkembangan teknologi di lingkungan pendidikan. (ra)






