SALATIGA | kabarjateng.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Veteran, tepatnya di kawasan Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi H-5153-CI dengan Kawasaki Ninja AD-6999-HM.
Akibat tabrakan itu, pengendara Honda Vario mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia setelah mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. mengatakan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario yang dikendarai P (60), warga Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, melaju dari arah Pasar Sapi menuju ABC.
Saat tiba di Simpang Tiga Tegalrejo, pengendara Vario berusaha berbelok ke kanan untuk masuk ke Jalan Tegalrejo Raya.
Di waktu yang hampir bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Kawasaki Ninja yang dikendarai BB (24), warga Kabupaten Boyolali.
“Ketika pengendara Vario melakukan manuver berbelok, jarak dengan kendaraan dari arah berlawanan sudah cukup dekat. Upaya menghindari benturan tidak berhasil sehingga kedua sepeda motor akhirnya bertabrakan,” kata AKP Henry.
Benturan tersebut menyebabkan pengendara Vario mengalami cedera serius, terutama pada bagian kepala.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo Kota Salatiga untuk mendapatkan perawatan.
Namun, kondisi korban tidak tertolong.
Setelah menjalani perawatan medis, pengendara Honda Vario tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Sementara pengendara Kawasaki Ninja dilaporkan tidak mengalami cedera serius.
Polisi yang menerima informasi kecelakaan langsung mendatangi lokasi.
Petugas Satlantas Polres Salatiga melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan kendaraan yang terlibat, serta mengumpulkan barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.
AKP Henry mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di persimpangan.
Kecepatan kendaraan perlu dikurangi, terutama sebelum melakukan perubahan arah atau berbelok.
“Pengendara harus memastikan kondisi lalu lintas dari arah berlawanan benar-benar aman sebelum melakukan manuver. Jangan memaksakan diri dan selalu prioritaskan keselamatan,” imbaunya.
Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara lengkap kronologi dan penyebab kecelakaan. (ar)






