Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Bakti Indonesia di Sam Poo Kong Semarang Berakhir, 5.000 Warga Nikmati Layanan Gratis

badge-check


					Bakti Indonesia di Sam Poo Kong Semarang Berakhir, 5.000 Warga Nikmati Layanan Gratis Perbesar

SEMARANG | kabarjateng.id – Rangkaian kegiatan Bakti Indonesia di kawasan Klenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, resmi berakhir pada Sabtu (8/8/2026).

Selama tiga hari, kegiatan sosial tersebut memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, bantuan sembako, konsultasi psikologi hingga edukasi kesehatan.

Sekitar 5.000 warga tercatat memperoleh manfaat dari kegiatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan dan keberagaman tersebut.

Wakil Ketua Bakti Indonesia, Dewi Indah Sari, mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menjadi gambaran bahwa kegiatan sosial yang dilakukan secara bersama-sama mampu memberikan dampak langsung bagi warga.

Menurut Dewi, masyarakat tidak hanya memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mengikuti sejumlah kegiatan pendukung yang disiapkan selama pelaksanaan Bakti Indonesia.

“Selama tiga hari ini, kami melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa. Tidak hanya datang untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mengikuti berbagai layanan dan kegiatan yang kami hadirkan,” ujar Dewi.

Ia menyebut, capaian sekitar 5.000 penerima manfaat menjadi dorongan bagi penyelenggara untuk terus memperluas kegiatan serupa ke daerah lain.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, relawan, tenaga kesehatan, komunitas, pemerintah serta seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan Bakti Indonesia di Semarang.

Rangkaian kegiatan tersebut selanjutnya akan berlanjut ke kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Lokasi itu diproyeksikan menjadi tempat pelaksanaan Bakti Indonesia ke-5.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat, relawan, tenaga kesehatan, komunitas, pemerintah dan semua pihak yang telah mendukung. Sampai jumpa dalam rangkaian Bakti Indonesia ke-5 selanjutnya di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam, menilai kegiatan tersebut ikut membantu pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.

Ia mengatakan, program Bakti Indonesia sejalan dengan upaya pemerintah mencapai target pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

“Program ini membantu kami dari Pemerintah Kota Semarang dalam memenuhi target capaian pemeriksaan kesehatan gratis 80 persen sebagaimana yang dicanangkan Presiden,” kata Abdul Hakam.

Menurutnya, keunggulan kegiatan tersebut terletak pada beragamnya jenis pemeriksaan yang dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya.

“Ini pemeriksaannya lebih komplet. Semua jenis pemeriksaan gratis ada di Bakti Indonesia,” ujarnya.

Abdul Hakam menambahkan, kegiatan tersebut juga dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Semarang dalam mengembangkan model pelayanan kesehatan gratis yang lebih luas pada masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia (YBKI), Mulia Jayaputri, menjelaskan bahwa pemilihan Sam Poo Kong sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri.

Menurutnya, tempat tersebut menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan Bakti Indonesia mengenai pentingnya menjaga keberagaman di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menyatukan keberagaman dari semua agama yang ada di Indonesia. Ini merupakan bentuk penghormatan terhadap keberagaman sekaligus bentuk kemanusiaan dengan membantu dan berbagi, utamanya melalui program kesehatan gratis,” ujar Mulia.

Sam Poo Kong menjadi lokasi keempat penyelenggaraan Bakti Indonesia.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, Gereja Katedral Jakarta dan Pura Besakih Bali.

Mulia mengatakan, Borobudur dipilih sebagai lokasi berikutnya karena dinilai memiliki nilai penting sebagai simbol keberagaman sekaligus kekayaan budaya Indonesia.

“Borobudur nantinya menjadi simbol keberagaman. Ini akan melengkapi perjalanan kami setelah hadir di berbagai tempat ibadah dan ruang keberagaman di Indonesia,” katanya.

Dalam menentukan penerima manfaat, YBKI juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah dan fasilitas kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dan layanan yang diberikan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Bakti Indonesia sendiri digagas Mulia Jayaputri melalui YBKI dengan membawa tiga nilai utama, yakni kecintaan terhadap Tanah Air, kepedulian terhadap sesama dan penghormatan terhadap keberagaman.

Selama berlangsung di Sam Poo Kong, kegiatan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan medis.

Warga juga dapat mengikuti konsultasi psikologi, edukasi kesehatan, talkshow serta berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM.

Pelaksanaan Bakti Indonesia mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan dan lembaga, antara lain Siloam International (LIPPO Group), Pertamina Hulu Energi, Bank Mandiri serta Yayasan Rafi dan Ramy.

Sejumlah mitra lainnya juga ikut berkontribusi, seperti Zantob, Dulux, Indofood, BAZNAS, Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan komunitas Kristiani.

Dari unsur komunitas, kegiatan tersebut turut mendapat dukungan Yayasan Kanker Indonesia, Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI), Sahabat Lestari, Sahabat Kartini, Perempuan Laju Perkasa dan Amira.

Dukungan layanan kesehatan juga diberikan RSUP Dr. Kariadi dan RS Telogorejo.

Sementara layanan psikologi melibatkan para tenaga ahli dari Universitas Jayabaya Jakarta dan Universitas Padjadjaran Bandung.

Selain pelayanan sosial dan kesehatan, Bakti Indonesia turut menghadirkan sejumlah tokoh dan seniman dalam rangkaian talkshow pada 6–7 Agustus 2026, di antaranya Inayah Wahid dan Sujiwo Tejo.

Sejumlah artis seperti Aldi Taher, Fatur, Paramitha Rusady, Sania dan Lucky Resha juga hadir secara sukarela untuk ikut menyemarakkan kegiatan tersebut.

Berakhirnya kegiatan di Sam Poo Kong menjadi penutup rangkaian Bakti Indonesia di Semarang sekaligus membuka agenda berikutnya di Borobudur, Magelang, dengan semangat yang sama untuk memperkuat kepedulian sosial dan persatuan di tengah keberagaman.

 

Editor: Moh Wahyu Hamijaya

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Motif Ekonomi Picu Perampokan Maut di Konter HP Ambarawa, 53 HP Dibawa Kabur

8 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Semarang Jadi Panggung Muktamar Tapak Suci, 11 Ribu Pesilat Hadir dari Lima Negara

8 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Ahmad Luthfi Raih Special Achievement Award, Dinilai Berhasil Dorong Terobosan di Jateng

8 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Taj Yasin Soroti Perundungan Anak di Jateng, Pencegahan Diminta Tak Hanya Bertumpu di Sekolah

8 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Capaian Sensus Ekonomi Jateng Tembus 81 Persen, Wagub Kejar Penyelesaian dalam Tiga Pekan

8 Agustus 2026 - 15:53 WIB

Fajar 2026 Jadi Motor Penguatan Industri Halal Jateng, Omzet UMKM Tembus Rp10 Juta Sehari

8 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Trending di Ekonomi & Bisnis