BOYOLALI | kabarjateng.id – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri peresmian Jembatan Garuda Tahap III dan IV Kodam IV/Diponegoro yang digelar di Dukuh Bolo Wetan, Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Kamis (23/7/2026).
Peresmian dilakukan secara virtual dan dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat.
Acara tersebut diikuti sekitar 100 peserta dan menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur Kodam IV/Diponegoro yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Boyolali Agus Irawan, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin, jajaran Forkopimda, Forkopimcam Wonosegoro, para kepala desa, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, serta sejumlah tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan, hingga prosesi peresmian yang ditandai pemotongan pita secara virtual.
Setelah itu, rombongan meninjau Jembatan Garuda yang telah selesai dibangun.
Selain peresmian jembatan, kegiatan juga diisi dengan berbagai aksi sosial, di antaranya pembagian 100 paket sembako kepada warga, santunan bagi anak yatim piatu, pasar murah, serta layanan pengobatan gratis.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan akan mempermudah mobilitas warga, membuka akses antarwilayah, dan mendorong aktivitas ekonomi di pedesaan.
Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi Kodam IV/Diponegoro atas terealisasinya pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Boyolali siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan TNI untuk menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi warga.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menyatakan Polri mendukung setiap program pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung percepatan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ar)






