BOYOLALI | kabarjateng.id – Nuansa kebersamaan menyelimuti Dukuh Lebak, Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, saat masyarakat menggelar tradisi Sedekah Bumi, Sabtu (18/7/2026).
Agenda budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama puluhan tahun itu kembali digelar sebagai bentuk rasa syukur atas berkah, keselamatan, dan hasil panen yang melimpah.
Tradisi tersebut dihadiri perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga dari berbagai kalangan.
Selain mempertahankan warisan budaya, Sedekah Bumi juga menjadi ruang untuk memperkuat tali silaturahmi dan mempererat persatuan antarwarga.
Kehadiran Babinsa Koramil 04/Teras Kodim 0724/Boyolali, Serma Andreas, semakin menambah semangat kebersamaan.
Ia membaur bersama masyarakat dan mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Serma Andreas mengatakan, tradisi Sedekah Bumi merupakan cerminan nilai luhur bangsa yang mengedepankan rasa syukur, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.
“Budaya seperti ini tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga memperkokoh persaudaraan. Semangat kebersamaan yang tumbuh dari tradisi inilah yang menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan dan membangun desa,” ujarnya.
Melalui Sedekah Bumi, masyarakat Desa Nepen kembali menegaskan bahwa budaya lokal bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan perekat sosial yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, tradisi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai budaya sekaligus memperkuat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. (ar)






