BOYOLALI | Kabarjateng.id – Jajaran Polres Boyolali melalui Polsek Selo mengawal pelaksanaan tradisi Wilujengan Gunung Merapi yang digelar Keraton Surakarta Hadiningrat di kawasan Parkir New Selo, Dukuh Plalangan, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (8/7/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara budaya dan spiritual tersebut berjalan dengan aman, tertib, serta memberikan rasa nyaman bagi para peserta yang hadir.
Tradisi tahunan ini menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus doa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar masyarakat di sekitar lereng Merapi senantiasa memperoleh keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Acara dihadiri KGBH Adipati Drs. Dipokusumo, M.Si., unsur Forkopimcam Selo, Pemerintah Desa Lencoh, jajaran Keraton Surakarta Hadiningrat, serta sekitar 200 sentana dalem, abdi dalem, dan ulama Keraton Surakarta Hadiningrat.
Prosesi dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan pelaksanaan wilujengan atau kenduri bersama.
Selanjutnya dilakukan penyerahan perlengkapan ritual (uborampe) kepada Kedaton Merapi sebagai bagian dari tradisi adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih terus dijaga kelestariannya.
Kapolsek Selo AKP Kiryanta, S.H., mengatakan kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus upaya menjaga keamanan selama acara berlangsung.
Menurutnya, Polri terus membangun sinergi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan agar setiap kegiatan masyarakat dapat terlaksana dengan aman dan kondusif.
Berkat koordinasi yang baik antara panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta, seluruh rangkaian kegiatan Wilujengan Gunung Merapi berlangsung lancar, tertib, dan tanpa kendala hingga acara selesai. (ar)






