BOYOLALI | Kabarjateng.id – Kepolisian Resor Boyolali melalui Polsek Sawit mengungkap hasil penanganan kasus seorang pengendara sepeda motor yang meninggal dunia secara mendadak di Jalan Desa Dukuh Pakelan RT 04 RW 02, Desa Karangduren, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Senin (6/7/2026).
Korban diketahui bernama Didik Santoso (37), warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas dari keluarga, sebelum berangkat bekerja korban sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang fit.
Istrinya telah memberikan perawatan sederhana, namun korban tetap memutuskan berangkat menuju tempat kerjanya di wilayah Joyontakan, Kabupaten Sukoharjo.
Sekitar pukul 09.00 WIB, saat melintasi lokasi kejadian, korban tiba-tiba kehilangan kendali, terjatuh dari sepeda motor, lalu mengalami kejang.
Warga yang melihat peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan, menghubungi pihak keluarga, dan meminta bantuan petugas kesehatan.
Tim medis dari Puskesmas 2 Banyudono yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal.
Hasil pemeriksaan menunjukkan korban telah meninggal dunia.
Petugas medis juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka akibat tindak penganiayaan.
Dugaan sementara, korban meninggal akibat serangan jantung.
Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Sawit langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan dari para saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan tenaga medis guna memastikan penyebab kejadian.
Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan ataupun menempuh proses hukum.
Sikap keluarga tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan oleh pihak-pihak terkait.
Polres Boyolali mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas, terutama ketika akan mengendarai kendaraan.
Jika merasakan keluhan fisik atau kondisi tubuh tidak prima, masyarakat disarankan menunda perjalanan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan demi mencegah risiko yang dapat membahayakan keselamatan. (ar)






