JAKARTA | Kabarjateng.id – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Belarusian State University of Foreign Languages (BSUFL).
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. Helmi Purwanto, S.T., M.T., IPM, dalam rangkaian Indonesia–Belarus Business Forum and Business Matching yang berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Unwahas menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapat undangan resmi dari Pemerintah Republik Belarus untuk mengikuti agenda penandatanganan kerja sama bersama sejumlah institusi dari Indonesia dan Belarus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor strategis.
Forum tersebut mempertemukan unsur pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dari kedua negara untuk membahas peluang kolaborasi di bidang pendidikan, perdagangan, investasi, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dari pihak Indonesia, acara dibuka dengan sambutan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hubungan Internasional KADIN Indonesia, Dr. James T. Riady, disusul keynote speech Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.
Sementara dari Belarus hadir Ketua Belarusian Chamber of Commerce and Industry, Michael Miatlikov, serta Wakil Perdana Menteri Republik Belarus, Viktor Karankevich.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara, di antaranya Menteri Perdagangan RI, perwakilan berbagai kementerian, Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Menteri Kesehatan Belarus, Menteri Pertanian dan Pangan Belarus, pimpinan Belarusian Chamber of Commerce and Industry, serta Rektor Belarusian State University of Foreign Languages.
Kesepakatan yang dijalin Unwahas dengan BSUFL mencakup berbagai bidang kerja sama akademik, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kemampuan bahasa asing, publikasi ilmiah, hingga penyelenggaraan berbagai program pendidikan yang saling menguntungkan.
Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. Helmi Purwanto, S.T., M.T., IPM, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi kampus dalam memperkuat kualitas pendidikan sekaligus meningkatkan daya saing di tingkat internasional.
“Kolaborasi internasional menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Kami berharap kemitraan ini membuka peluang yang lebih luas bagi dosen maupun mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik global, memperkaya wawasan budaya, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Prof. Helmi.
Menurutnya, Forum Bisnis Indonesia–Belarus menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kedua negara, tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga melalui penguatan sektor pendidikan tinggi sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas SDM.
Keikutsertaan Unwahas dalam forum internasional tersebut sekaligus menegaskan komitmen universitas dalam memperluas kemitraan global.
Melalui implementasi berbagai program hasil kerja sama ini, Unwahas berharap mampu meningkatkan kualitas lulusan, memperkuat reputasi institusi di tingkat internasional, serta mendukung visi kampus menjadi perguruan tinggi berkelas dunia.
Langkah ini juga menjadi bukti keseriusan Universitas Wahid Hasyim dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global dan terus memperluas kolaborasi internasional demi mewujudkan semangat “Unwahas Unggul Menuju World Class University.”
Editor: Mualim






