SEMARANG | Kabarjateng.id – Konferensi Cabang (Konfercab) XII Muslimat NU Kota Semarang menetapkan Hj. Umiyati Humam, S.E. sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kota Semarang untuk masa khidmat 2026–2031.
Penetapan tersebut dilakukan melalui sidang pleno pemilihan yang berlangsung di Aula Lantai 2 Gedung PCNU Kota Semarang, Minggu (28/6/2026).
Dalam proses pemungutan suara, Umiyati Humam memperoleh dukungan sebanyak 103 suara, mengungguli pesaingnya, Hj. Ulya Lilis Khodijah, S.Pd.I, yang meraih 77 suara.
Hasil tersebut disahkan langsung oleh Ketua PW Muslimat NU Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati.
“Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini Hj. Umiyati Humam kami tetapkan sebagai Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang masa khidmat 2026–2031,” ujar Ismawati saat memimpin pengesahan hasil sidang.
Ketua Sidang Pleno, Dwi Supratiwi, menjelaskan bahwa Umiyati memperoleh dukungan dari sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat kecamatan dan 94 rekomendasi dari Pimpinan Ranting (PR) tingkat kelurahan.
Pada kepengurusan sebelumnya, Umiyati menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, Pendidikan, dan Pengembangan SDM.
Sementara itu, Ulya Lilis Khodijah yang sebelumnya mengemban amanah sebagai sekretaris berhasil mengantongi dukungan dari tujuh PAC serta 70 Pimpinan Ranting.
PAC Tembalang, Semarang Tengah, Semarang Barat, Gunungpati, Ngaliyan, Pedurungan, Tugu, Mijen, dan Gayamsari menjadi basis dukungan bagi Umiyati.
Sedangkan Lilis memperoleh dukungan dari PAC Semarang Timur, Semarang Selatan, Semarang Utara, Banyumanik, Genuk, Gajahmungkur, dan Candisari.
Dwi Supratiwi mengungkapkan seluruh peserta yang hadir menggunakan hak pilihnya.
Dari total 184 pemilih, sebanyak 180 orang memberikan suara, sementara empat lainnya tidak hadir sejak pembukaan kegiatan.
“Seluruh peserta yang hadir memberikan suara. Empat pemilih tidak menggunakan hak pilih karena memang tidak mengikuti kegiatan sejak awal,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sebelum pelaksanaan konferensi sempat muncul wacana adanya tiga kandidat yang akan maju.
Namun hingga tahapan pemilihan berlangsung, hanya dua nama yang resmi menjadi calon ketua.
Meski pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting dan bukan musyawarah mufakat, jalannya persidangan dinilai berlangsung tertib dan kondusif sejak pembahasan tata tertib hingga proses pemilihan selesai.
Usai dinyatakan terpilih, Umiyati Humam menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta konferensi, serta seluruh kader Muslimat NU yang telah menyukseskan Konfercab XII.
Menurutnya, kontestasi telah berakhir dan kini seluruh kader harus kembali bersatu untuk memperkuat organisasi.
“Pemilihan sudah selesai. Kini saatnya seluruh kader kembali dalam satu barisan untuk bersama-sama mengabdi dan memajukan Muslimat NU,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada lagi sekat di antara kader maupun pengurus.
Seluruh PAC dan PR merupakan bagian dari keluarga besar Muslimat NU yang memiliki tanggung jawab menjaga marwah organisasi dan Nahdlatul Ulama.
Selain memperkuat soliditas organisasi, Umiyati juga menargetkan terwujudnya kader-kader perempuan NU yang berkarakter, berakhlak mulia, serta berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah.
“Kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader Muslimat NU Kota Semarang. Mari bergandengan tangan agar Muslimat NU semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (arh)






