BOYOLALI | Kabarjateng.id – Sebanyak 30 personel Polres Boyolali diberangkatkan untuk memperkuat pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Gerakan Rakyat Menggugat Jawa Tengah (GERAM JATENG) di wilayah Kota Semarang.
Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel kesiapan Bantuan Kendali Operasi (BKO) di halaman Mapolres Boyolali, Senin (15/6/2026) pagi.
Apel yang berlangsung singkat tersebut dipimpin oleh Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Boyolali, IPDA Supriyono, SH.
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum personel diberangkatkan untuk membantu pengamanan di wilayah hukum Polrestabes Semarang.
Dalam arahannya, IPDA Supriyono menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme selama menjalankan tugas.
Ia meminta seluruh anggota yang terlibat agar bekerja sesuai prosedur serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dalam surat perintah.
Selain itu, personel diingatkan untuk menjaga sikap dan perilaku selama bertugas.
Mereka juga diwajibkan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri yang dapat mencoreng institusi.
Untuk mendukung kelancaran pengamanan, seluruh anggota dipastikan tidak membawa senjata api, senjata tajam, maupun barang-barang terlarang lainnya.
Langkah tersebut dilakukan guna mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum.
Pimpinan apel juga menginstruksikan agar setiap perkembangan situasi di lapangan segera dilaporkan kepada perwira pengendali.
Dengan demikian, setiap potensi gangguan keamanan dapat ditangani secara cepat dan tepat sesuai kondisi yang terjadi.
Di samping kesiapan teknis, aspek kesehatan dan keselamatan personel turut menjadi perhatian.
Anggota diminta menjaga kondisi fisik serta tetap waspada selama menjalankan tugas agar pengamanan dapat berlangsung optimal.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, SH, menjelaskan bahwa pengiriman personel BKO merupakan bentuk dukungan kepada satuan kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, seluruh personel yang diberangkatkan telah menerima arahan khusus agar menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan persuasif, serta tetap menjunjung tinggi aturan yang berlaku selama proses pengamanan berlangsung.
“Seluruh anggota telah diberikan penekanan untuk bertugas secara humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab sehingga situasi keamanan tetap terjaga dengan baik,” ujar AKP Winarsih. (ar)






