Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang

Terima Aduan Warga soal Proyek Pakuwon Mall Semarang, DPRD Kota Semarang Akan Panggil Pengelola

badge-check


					Terima Aduan Warga soal Proyek Pakuwon Mall Semarang, DPRD Kota Semarang Akan Panggil Pengelola Perbesar

SEMARANG | kabarjateng.id – DPRD Kota Semarang menerima sejumlah keluhan warga yang mempertanyakan kajian lingkungan, kondisi tanah, hingga aspek hidrologi proyek pembangunan Pakuwon Mall Semarang.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto. Ia menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait pembangunan kawasan Pakuwon Mall di Kota Semarang.

“Kalau memang ada keluhan warga tentu akan kami tindak lanjuti. Kami akan berdiskusi dengan pengelola maupun pihak terkait,” ujarnya baru-baru ini

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Semarang pada prinsipnya mendukung masuknya investasi yang dinilai dapat mendorong pembangunan daerah. Namun demikian, seluruh proses pembangunan tetap harus memperhatikan aspek lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.

Politikus PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan, berdasarkan informasi yang pernah diterimanya, pembangunan kawasan Pakuwon disebut telah melalui berbagai kajian teknis, termasuk kajian hidrologi dan lingkungan. Meski begitu, sebagian warga masih meragukan hasil kajian tersebut karena kondisi tanah di lokasi proyek dinilai merupakan tanah bergerak dan rawan.

“Ada masyarakat yang mempertanyakan masalah kajian lingkungan, hidrologi dan kondisi tanah bergerak. Itu sudah masuk ke kami,” katanya.

Terkait dugaan pelanggaran tata ruang, Rukiyanto menyebut persoalan tersebut berada dalam kewenangan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang. Ia mengaku Komisi C belum pernah diajak berdiskusi secara khusus mengenai aspek tata ruang proyek tersebut.

Sebagai tindak lanjut, Komisi C DPRD Kota Semarang berencana memanggil pihak pengelola Pakuwon dan Distaru untuk dimintai keterangan dalam forum dengar pendapat.

“Nanti kami akan lakukan dengar pendapat atau meminta keterangan terlebih dahulu karena aduan masyarakat sudah cukup banyak,” pungkasnya.(day)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

MTQ Nasional XXXI di Semarang Buka Ruang bagi Disabilitas Tuli Lewat Tartil Al-Qur’an Isyarat

16 September 2026 - 08:07 WIB

Razia Gabungan Digelar, Lapas Semarang Sasar Barang Terlarang di Blok Hunian

16 September 2026 - 00:44 WIB

Taj Yasin Dorong Rumah Sakit Pemerintah-Swasta Bersinergi Kembangkan Medical Tourism

15 September 2026 - 15:15 WIB

Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris di MTQ Nasional, Peserta Harus Berpindah Tiga Bahasa

15 September 2026 - 15:05 WIB

MTQ Nasional Dongkrak UMKM, Transaksi Pameran Serambi Nusantara Hampir Rp500 Juta Sehari

15 September 2026 - 10:08 WIB

Dari Semarang, MTQ Nasional XXXI Bawa Pesan Perdamaian dan Toleransi

15 September 2026 - 09:56 WIB

Trending di KABAR JATENG