BREBES, Kabarjateng.id – SMK Muhammadiyah Bumiayu melepas 237 siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 dalam acara wisuda purna siswa yang berlangsung di hanggar sekolah, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan berjalan khidmat, meriah, dan penuh haru dengan mengusung tema “Teguhkan Langkah, Satukan Semangat, Raih Masa Depan Hebat.”
Suasana pelepasan semakin semarak melalui penampilan seni beladiri Tapak Suci, tarian khas daerah, serta berbagai atraksi siswa yang menghibur tamu undangan dan wali murid.
Acara ini dihadiri jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bumiayu, kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan.
Kemudian komite sekolah, tokoh Muhammadiyah, mitra sekolah, serta seluruh siswa kelas XII bersama orang tua masing-masing.
Prosesi Pelepasan Penuh Makna
Panitia mengawali prosesi pelepasan dengan pelepasan atribut sekolah kepada perwakilan siswa oleh Ketua PCM Bumiayu bersama Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu.
Para kaprodi dan wali kelas juga mengalungkan samir.
Hal itu sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan di bangku SMK dan dimulainya perjalanan baru menuju dunia kerja, pendidikan tinggi, maupun kehidupan bermasyarakat.
Selain prosesi utama, sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.
Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan pencapaian selama menempuh pendidikan.
Sebanyak 237 siswa yang lulus tahun ini berasal dari berbagai kompetensi keahlian, yakni Teknik Sepeda Motor (TSM) 1 dan 2, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 1 dan 2.
Lalu Teknik Audio Video (TAV), Bisnis Ritel (BR), Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), serta Teknik Kendaraan Ringan (TKR).
Kepala Sekolah Tekankan Karakter dan Disiplin
Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, S.Pd., M.M., secara resmi melepas seluruh siswa kelas XII.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses pendidikan hingga terselenggaranya kegiatan pelepasan tersebut.
Menurut Faiz, keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan lahir dari sinergi antara sekolah, orang tua, guru, tenaga kependidikan, dan mitra sekolah.
“Pelepasan ini bukan hanya seremoni perpisahan, tetapi menjadi momentum penting untuk memulai perjalanan baru.
Baik yang melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun membangun usaha mandiri, semuanya harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama belajar harus menjadi bekal untuk membangun karakter, kemandirian, serta masa depan yang lebih baik.
“Dunia setelah lulus sekolah penuh tantangan dan persaingan. Karena itu, jangan pernah berhenti belajar.
Tingkatkan kemampuan, disiplin, dan etos kerja agar mampu bersaing di era perkembangan teknologi dan industri yang terus berubah,” katanya.
Faiz juga menekankan bahwa SMK Muhammadiyah Bumiayu tidak hanya fokus pada pencapaian akademik dan kompetensi vokasi.
Tetapi juga menanamkan pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama.
“Kami berharap para lulusan menjadi generasi yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam akhlak, dan memiliki spiritualitas yang baik. Jagalah ibadah, terutama salat lima waktu, karena itu menjadi pondasi kehidupan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para alumni agar menjaga nama baik almamater dan memberi kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Jadilah pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Kesuksesan bukan hanya soal pekerjaan dan penghasilan, tetapi juga tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan kepada orang lain,” tambahnya.
Muhammadiyah Siapkan Generasi Unggul
Ketua PCM Bumiayu, Drs. H. Sukmono, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa kelas XII dan wali murid atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah kejuruan.
Menurutnya, kelulusan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan perjuangan, kedisiplinan, doa, serta dukungan penuh dari orang tua dan para guru.
“Hari ini bukan akhir perjalanan, tetapi awal untuk menapaki kehidupan yang sesungguhnya. Bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, teknologi, dan pendidikan agama harus menjadi modal menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah terus berkomitmen memajukan dunia pendidikan sebagai bagian dari dakwah dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Sukmono, pendidikan Muhammadiyah tidak hanya bertujuan mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga membentuk kader umat, kader persyarikatan, dan kader bangsa yang memiliki integritas serta kepedulian sosial.
“Generasi muda Muhammadiyah harus mampu menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat. Jadilah pribadi yang bermanfaat melalui ilmu, amal, sedekah, dan pengabdian,” katanya.
Penutup Penuh Haru
Acara pelepasan berakhir dengan doa bersama dan sesi foto antara siswa, guru, serta wali murid.
Suasana haru terlihat ketika para siswa berpamitan kepada guru dan orang tua sebagai penanda berakhirnya masa belajar mereka di SMK Muhammadiyah Bumiayu. (wb)






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.