Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan

UIN Salatiga Perkuat Jejak Global, Gandeng Mufti Negeri Sabah untuk Pendidikan Islam Internasional

badge-check


					UIN Salatiga Perkuat Jejak Global, Gandeng Mufti Negeri Sabah untuk Pendidikan Islam Internasional Perbesar

SALATIGA, Kabarjateng.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga kembali menunjukkan langkah besar di tingkat internasional dengan menjalin kerja sama resmi bersama Kantor Mufti Negeri Sabah, Malaysia, Selasa (5/5).

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperluas pengabdian masyarakat lintas negara sekaligus memperkuat pendidikan Islam di kawasan Asia Tenggara.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut membuka ruang sinergi dalam berbagai bidang.

Mulai dari penyediaan tenaga ahli, penguatan pendidikan Islam, hingga pengabdian masyarakat yang memberi dampak langsung bagi umat.

Langkah ini sekaligus menegaskan posisi UIN Salatiga sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pengembangan moderasi beragama di Indonesia.

Tetapi juga aktif mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni untuk kepentingan kemanusiaan secara global.

Kepedulian terhadap Anak Pekerja Migran

Rektor UIN Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy, mengatakan bahwa kerja sama ini lahir dari kepedulian kampus terhadap pendidikan anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di luar negeri, khususnya di Malaysia dan Filipina.

Melalui program GEMA CITA (Generasi Muda Cinta Tanah Air), UIN Salatiga selama ini membantu anak-anak pekerja migran agar tetap memperoleh kesempatan belajar yang layak.

“Hari ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kami. Lewat GEMA CITA, kami telah mendampingi puluhan anak pekerja migran dari Malaysia dan Filipina agar tetap bisa menempuh pendidikan.

Kami berharap mereka kembali ke daerah asal dengan ilmu yang bermanfaat dan mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Prof. Zakiyuddin.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan memperluas ruang pengabdian sivitas akademika UIN Salatiga hingga ke tingkat internasional.

“Kami ingin kehadiran UIN Salatiga tidak hanya terasa di dalam negeri, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan umat di tingkat global melalui pendidikan dan pengabdian nyata,” tambahnya.

Sabah Butuh Tenaga Pengajar Berkualitas

Mufti Negeri Sabah, Sahibus Sahamah Datuk Dr. Ust. Hj. Bungsu Aziz bin Haji Jaafar, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut.

Menurutnya, Sabah saat ini membutuhkan banyak tenaga pengajar berkualitas, terutama dalam bidang pendidikan Al-Qur’an dan tahfidz.

Ia menilai UIN Salatiga memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan sangat sesuai dengan kebutuhan pendidikan Islam di Sabah.

“Kami sangat berharap kerja sama ini menjadi jalan untuk menghadirkan tenaga pengajar terbaik, khususnya di bidang tahfidz. UIN Salatiga memiliki kualitas tenaga ahli yang sangat kami butuhkan,” ungkapnya.

Perluas Kolaborasi Akademik Internasional

Selain bekerja sama dengan Kantor Mufti Negeri Sabah, UIN Salatiga juga mempererat hubungan dengan Ma’had Tahfidz Alquran Ibnu Al-Jazari (MTIJ), Sabah.

Kolaborasi ini mencakup pertukaran dosen, riset bersama dalam pengembangan kurikulum tahfidz, hingga program magang internasional bagi mahasiswa, sehingga hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia semakin kuat. (ar)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Lapas Purwodadi Ambil Peran dalam Posyandu, Perkuat Sinergi untuk Kesehatan Masyarakat

23 Juni 2026 - 21:35 WIB

Tanggul Jebol di Tayu Jadi Fokus Utama, Pemprov Jateng Siapkan Penanganan Cepat Rob

23 Juni 2026 - 21:25 WIB

Ziarah TMP Ratna Negara, Polres Boyolali Kenang Jasa Pahlawan Jelang Hari Bhayangkara ke-80

23 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polres Semarang Distribusikan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Kecamatan Bancak

23 Juni 2026 - 20:02 WIB

Inpres Jalan Daerah Perkuat Konektivitas, Jateng Fokuskan Usulan untuk Wisata dan Pusat Ekonomi Baru

23 Juni 2026 - 17:40 WIB

TNI-Polri dan Forkopimcam Pracimantoro Gelar Aksi Bersih Lingkungan di Gunung Penges

23 Juni 2026 - 17:04 WIB

Trending di KABAR JATENG