Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 2 Mei 2026 08:33 WIB

May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng


					May Day 2026 di Ungaran, Ahmad Luthfi Tegaskan Buruh Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng Perbesar

KAB SEMARANG, Kabarjateng.id – Suasana Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jawa Tengah berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.

Ribuan buruh bersama masyarakat memadati Alun-alun Bung Karno, Ungaran, Jumat (1/5/2026), dalam kegiatan jalan sehat bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” menjadi semangat utama kegiatan tersebut.

Jalan sehat itu menjadi wujud nyata sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan buruh.

Sekda Jateng Sumarno, Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Semarang Nur Arifah, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, Ketua Apindo Jateng Frans Kongi, serta perwakilan perusahaan dan serikat pekerja turut hadir dalam kegiatan itu.

Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa May Day bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk menghormati para buruh yang selama ini menjadi penggerak utama roda perekonomian.

Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2025 mencapai 5,37 persen atau melampaui rata-rata nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari kontribusi besar para pekerja yang terus menjaga produktivitas dan stabilitas industri.

“Terima kasih kepada seluruh buruh di Jawa Tengah. Kalian adalah pahlawan ekonomi yang sesungguhnya. Hidup buruh!” seru Ahmad Luthfi yang langsung disambut antusias ribuan peserta.

Hubungan Harmonis Perkuat Iklim Industri

Ketua KSPN Kabupaten Semarang, Sumanta, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif untuk memperkuat hubungan tripartit antara buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Ia menegaskan, komunikasi yang baik membuat penyampaian aspirasi lebih efektif tanpa harus melalui aksi demonstrasi.

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Semarang cukup terbuka dan responsif dalam menampung aspirasi pekerja sehingga situasi hubungan industrial tetap kondusif.

Ketua DPC SPN Kabupaten Semarang, Nurdin Ma’ruf, juga menegaskan komitmen buruh untuk terus menjaga produktivitas kerja serta menciptakan suasana aman demi mendukung investasi yang masuk ke Jawa Tengah.

Jalan sehat dengan rute sekitar empat kilometer itu menghadirkan suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Para buruh berjalan berdampingan dengan pejabat pemerintah dan pelaku usaha dalam nuansa yang harmonis.

Irina Indria Ningrum, pekerja PT Ara Shoes Indonesia, mengaku senang karena peringatan May Day tahun ini terasa lebih positif dan menyenangkan.

“Semua berkumpul bersama dalam suasana yang hangat. Ini bagus untuk mempererat hubungan. Harapannya kesejahteraan buruh terus meningkat,” katanya.

Hal senada disampaikan Mardia, pekerja PT Semarang Garmen.

Ia menilai kegiatan seperti jalan sehat jauh lebih nyaman dibandingkan aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan ketegangan.

“Kami lebih senang kegiatan seperti ini. Aman, nyaman, dan tetap bisa menyampaikan semangat Hari Buruh,” ujarnya.

Daycare Jadi Dukungan Nyata untuk Buruh

Setelah jalan sehat, Ahmad Luthfi meresmikan Daycare Tripartit Berdikari di kawasan Rusunawa Gedanganak, Ungaran.

Fasilitas tersebut hadir untuk membantu pekerja yang memiliki anak agar dapat bekerja dengan lebih fokus tanpa khawatir soal pengasuhan.

Menurutnya, daycare menjadi bentuk dukungan nyata terhadap produktivitas buruh sekaligus perlindungan terhadap tumbuh kembang anak.

Ia menegaskan pengelolaan daycare harus berjalan profesional dengan mengedepankan konsep asah, asih, dan asuh agar anak-anak mendapatkan pendidikan, perhatian, serta pembinaan yang optimal.

Pemprov Jawa Tengah juga berencana memperluas program daycare ke berbagai daerah.

Selain itu, pemerintah terus memperkuat program kesejahteraan pekerja melalui koperasi karyawan, bantuan transportasi, hingga dukungan rumah layak bagi buruh berpenghasilan rendah.

Saat ini, sebanyak 537 koperasi karyawan telah berjalan di berbagai wilayah Jawa Tengah dan membantu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau langsung dari produsen.

Ketua Yayasan Anugerah Tripartit Serasi, Sakun Adi Wiratmoko, menjelaskan daycare tersebut mampu menampung sekitar 15 anak dengan dukungan tenaga pengajar yang memadai.

Operasional berlangsung setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB.

“Ke depan layanan akan terus kami sesuaikan dengan kebutuhan para pekerja agar benar-benar membantu persoalan waktu dan pola pengasuhan anak,” tutupnya. (ar)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Gubernur Luthfi Temui Massa May Day, Serap Aspirasi dan Siapkan Solusi untuk Buruh Jateng

2 Mei 2026 - 15:09 WIB

Saat Soeharto Tak Ingin Menjadi Presiden

2 Mei 2026 - 14:30 WIB

Ahmad Luthfi Gandeng TNI, Jateng Ubah Gunungan Sampah Jadi Energi Alternatif

2 Mei 2026 - 08:03 WIB

Pemprov Jateng Dukung Penuh Raperda Pelayanan Publik

2 Mei 2026 - 07:32 WIB

Pemkab Brebes Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026, Fokus Cegah Kekeringan dan Karhutla

2 Mei 2026 - 01:40 WIB

Motoran dan Ngopi Bareng Buruh, Polres Kendal Jaga May Day 2026 Tetap Aman dan Kondusif

2 Mei 2026 - 01:29 WIB

Trending di Daerah