Menu

Mode Gelap
 

Kabar Demak

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Demak, Wagub Jateng Soroti Ketepatan Distribusi dan Konsumsi

badge-check


					Kasus Dugaan Keracunan MBG di Demak, Wagub Jateng Soroti Ketepatan Distribusi dan Konsumsi Perbesar

DEMAK, Kabarjateng.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberi perhatian serius terhadap dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak.

Peristiwa ini mendorong evaluasi menyeluruh, terutama pada aspek distribusi dan waktu konsumsi makanan.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa persoalan tidak hanya terletak pada jenis menu.

Ia menilai faktor utama justru berkaitan dengan manajemen distribusi dan ketepatan waktu konsumsi oleh penerima manfaat.

Ia menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menimpa ratusan warga, termasuk santri dan kelompok rentan.

Menurutnya, kasus serupa kerap muncul akibat jeda waktu yang terlalu lama antara pengantaran makanan dan waktu konsumsi.

“Pengaturan jadwal harus benar-benar tepat. Makanan memiliki batas waktu konsumsi, sehingga petugas harus mengantarkan tepat waktu dan penerima manfaat harus segera memakannya,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

Taj Yasin menekankan pentingnya edukasi kepada penerima manfaat, khususnya anak-anak dan santri, agar mereka tidak menunda konsumsi makanan.

Ia mengingatkan bahwa makanan yang tersimpan terlalu lama berisiko menimbulkan gangguan kesehatan.

Ia juga meminta pihak sekolah dan pengelola pesantren berperan aktif membimbing serta mengawasi siswa dan santri agar langsung mengonsumsi makanan yang negara sediakan.

“Jangan simpan makanan untuk nanti, karena itu berisiko,” tegasnya.

Sanksi Tegas bagi Penyedia Layanan

Dalam upaya menjaga kualitas program, pemerintah menyiapkan sanksi tegas bagi penyedia layanan MBG yang tidak menjalankan standar operasional dengan baik.

Pemerintah akan memberikan sanksi secara bertahap, mulai dari pembinaan hingga pencabutan izin operasional dapur.

Ia mengungkapkan, sebelumnya pemerintah sudah menutup salah satu dapur penyedia MBG di Jawa Tengah sebagai bentuk penegakan aturan.

Langkah ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak agar lebih disiplin menjalankan program.

Ratusan Warga Terdampak

Sebelumnya, ratusan santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, mengalami dugaan keracunan setelah mereka mengonsumsi makanan MBG yang petugas distribusikan pada Sabtu (18/4/2026).

Gejala muncul pada Minggu pagi, berupa sakit perut, pusing, mual, hingga muntah.

Tidak hanya santri, kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita juga ikut terdampak.

Jumlah korban mencapai sekitar 187 orang.

Data sementara menunjukkan 68 orang menjalani perawatan inap, sementara 66 lainnya menjalani rawat jalan dengan pemantauan intensif.

Di antara korban terdapat balita serta ibu dengan anak dan ibu menyusui.

Evaluasi dan Penyelidikan Berjalan

Sebagai tindak lanjut, petugas menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lokasi dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Dinas kesehatan setempat kini melakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

Selain itu, mereka mengevaluasi seluruh proses produksi pangan, termasuk aspek kebersihan, kondisi lingkungan, hingga kesiapan sumber daya manusia.

Pemerintah berharap hasil evaluasi ini dapat memperbaiki sistem distribusi dan pengawasan program MBG, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (dkp)

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Polres Semarang Ungkap Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Pembinaan Spiritual, Delapan Santriwati Jadi Korban

11 Juni 2026 - 13:10 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Bidpropam Polda Jateng Perkuat Disiplin Personel Melalui Gaktiplin di Polres Demak

11 Juni 2026 - 12:42 WIB

Distribusi Pangan Diperkuat, Pemprov Jateng Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

11 Juni 2026 - 12:30 WIB

Mahasiswa UNDIP dan GoenaGoni Ajak Masyarakat Kenal Gaya Hidup Zero Waste melalui Program “Harum Berbagi Bersama Goena Goni”

11 Juni 2026 - 11:51 WIB

Mahasiswa Informasi dan Humas Undip Gelar Program CSR Lingkungan: Dukung MRA Eatery Wujudkan Operasional Berkelanjutan Melalui Pembuatan Eco-Enzyme

11 Juni 2026 - 10:03 WIB

Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Digital, Kodam IV/Diponegoro Ikuti MTT Penilaian Mandiri Sistekinfo TNI AD

11 Juni 2026 - 08:33 WIB

Trending di Berita TNI