Menu

Mode Gelap
 

Kabar Semarang · 18 Apr 2026 17:25 WIB

Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran


					Gagal Salip dari Kiri, Pelajar 17 Tahun Asal Boyolali Meninggal dalam Kecelakaan di Tengaran Perbesar

KAB SEMARANG, Kabarjateng.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Peristiwa itu berlangsung di ruas jalan penghubung Boyolali–Salatiga, tepatnya di Jembatan Kalitanggi, Dusun Kaliwaru, Desa Tengaran.

Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD 5927 BED bertabrakan dengan truk Hino Tronton bernomor polisi B 9611 UEX.

Benturan keras tersebut menyebabkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi.

Identitas Korban dan Pengemudi

Korban bernama Luthfy (17), seorang pelajar asal Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Petugas segera mengevakuasi korban ke RSUD Salatiga.

Pengemudi truk, Muhamad Sadam (35), berasal dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Polisi telah meminta keterangan dari sopir truk dan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Upaya Mendahului Berujung Fatal

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, korban melaju dari arah Boyolali menuju Salatiga.

Saat tiba di lokasi, korban mencoba menyalip truk dari sisi kiri.

Korban kemudian kehilangan kendali dan terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, truk melaju searah dan tidak memiliki ruang untuk menghindar karena jarak terlalu dekat.

Tabrakan pun terjadi dan merenggut nyawa korban.

Penanganan Polisi

Petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan sebagai barang bukti.

Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan terus mengumpulkan keterangan tambahan dari para saksi.

Imbauan Keselamatan Berkendara

AKP Lingga Ramadhani mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara.

Ia menegaskan bahwa menyalip kendaraan dari sisi kiri sangat berisiko tinggi, terutama di jalur sempit dan padat.

Ia juga meminta pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara. (ar)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Tinggalkan Balasan

Kabar Terbaru

Humas PSHT Se-Soloraya Digembleng di Surakarta, Perkuat Literasi Media dan Citra Organisasi

26 April 2026 - 15:17 WIB

Gubernur Luthfi Gagas Kontes Sapi Perah untuk Genjot Produksi Susu Jateng

26 April 2026 - 14:40 WIB

Ajang Tempa Atlet, Pemprov Jateng Dorong Kolaborasi Event Nasional Lebih Masif

26 April 2026 - 12:55 WIB

Sabung Ayam dan Dadu di Jetis Tengaran Diduga Masih Beroperasi, Warga Tuntut Penindakan Tegas

26 April 2026 - 12:34 WIB

Polresta Pati Tertibkan Balap Liar di JLS, Tujuh Remaja Terjaring Operasi Dini Hari

26 April 2026 - 11:18 WIB

Perkuat Sinergi, Polres Jepara Gandeng Komunitas Trail ATC Desa Bondo Jaga Kamtibmas

26 April 2026 - 11:07 WIB

Trending di Daerah